Viral Video Petinggi Di PWI 6 Rangkasbitung Marahi Karyawan - Swara45.Com

Home / Lebak

Rabu, 7 April 2021 - 10:22 WIB

Viral Video Petinggi Di PWI 6 Rangkasbitung Marahi Karyawan

Swara45.com-Viral video seorang wanita yang tengah memarahi karyawan di dalam gudang pabrik, dengan nada tinggi dan terkesan di barengi dengan emosi.

Didalam video yang berdurasi 00.46 detik itu,diketahui wanita tersebut adalah Mrs. JK salah satu petinggi di perusahaan PT.Parkland Word Indonesia (PWI) 6 Rangkasbitung, yang tak lain adalah seorang tenaga kerja asing asal korea yang bekerja di perusahaan tersebut.

Ketua PSP Serikat Pekerja Nasional PT. PWI 6 Rangkasbitung Baehaki saat di konfirmasi mengatakan bahwa dirinya yang merekam video tersebut, bukan tidak beralasan ia mengaku rekaman itu untuk di jadikan bukti bahwa di perusahan itu terjadi adanya harassment terhadap karyawan. karena ia menilai sikap Mrs JK sangat lah tidak manusiawi .

” Iya betul saya yang merekam video, kejadian itu sekitar satu bulan yang lalu tepatnya bulan februari di gudag sewwing, dan ini saya anggap sikap yang tidak pantas karena Walau bagaimanapun karyawan juga manusia dan harus dimanusiakan”kata ketua PSP SPN PWI 6 Baehaki kepada media ini.Selasa (6/4/2021).

Atas kejadian itu, Baehaki pun langsung melaporkannya dengan melayangkan surat audien ke PWI 1 ,dan hasil tersebut kata Baehaki PWI 1 telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP 3) .

“yang bersangkutan Mrs.JK sudah mendapatkan SP3 dari PWI 1” ujar Baehaki.

Selain itu, hal serupa juga pernah terjadi harassement terhadap karyawan di perusahaan PWI 6 ,sehingga dengan kejadian tersebut pengawas itu mengundurkan diri.

Saat dikonfirmasi mantan pengawas di PT PWI 6 Sadiah mengaku, saat itu dirinya menerima pelakukan yang tidak semestinya dari asissten berinisial MW, selain dari ucapan yang tidak mengenakan bahkan ia mengalami kekerasan dengan cara di pukul.

Atas dasar itu, Sadiah mengundurkan diri dan langsung melaporkannya kejadian tersebut kepada yang berwajib melalui kuasa hukumnya.

“Saya bersama suami sempat melaporkan,namun saya disuruh menandatangani dan ternyata yang di tandatangani adalah surat pencabutan laporan,dan s”kata Sadiah melalui sambungan Whats Appnya.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan masih berusaha untuk mengkonfirmasi kepada Mrs.JK dan MW (ik)

Share :

Baca Juga

Lebak

Gubernur Banten Buka Rapat Kerja V FSPP

Lebak

PKBM Harapan Bangsa Banjarsari Melaksanakan UPK Paket C Tanpa Mengabaikan Standar Prokes

Lebak

Dinilai Bermasalah Badak Banten Dan Gaib 212 Aksi Di Lokasi Proyek Karian

Lebak

Peduli Bencana, Ormas BPPKB DPAC Banjarsari Galang Dana Untuk Korban Kebakaran

Lebak

Anggota DPRD Lebak Minta Polres Lebak Serius Usut Tuntas Dugaan Korupsi Program LS

Lebak

Camat Cikulur Adakan Kaba’da Jumling Bersama PCI

Lebak

Warga Minta Penyemprotan Disinfektan Di Wilayah Kecamatan Warunggunung Segera Dilakukan

Lebak

FWM Baksel Gelar Aksi Solidaritas Dugaan Pembunuhan Demas Laira