Berita

Tanpa Pengawasan, Pekerjaan PSU Di Perumahan Triraksa Village Satu Kel Tigaraksa Di Pertanyakan

×

Tanpa Pengawasan, Pekerjaan PSU Di Perumahan Triraksa Village Satu Kel Tigaraksa Di Pertanyakan

Sebarkan artikel ini
Foto : PSU Di Perumahan Triraksa Village Satu, (31/07/2021)
Foto : PSU Di Perumahan Triraksa Village Satu, (31/07/2021)

sWara45 | Tangerang – Pembangunan pembatas jalan/PSU di perumahan Triraksa satu di duga tak bertuan, pasalnya tak ada informasi yang jelas dalam pekerjaan ini.

Menurut informasi dari pekerja, ada 100 titik di perumahan ini yang dikerjakannya, terkait ini darimana pekerja tersebut mengaku tidak tahu, “saya cuma pekerja pak”.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Ketika ditanyakan berapa meter batas pemasangan, pekerja tersebut tidak tahu, “saya menggali sesuai tiang pembatas jalan yang di taruh sebelumnya”, katanya lagi.

Lurah Tigaraksa H Rama Winata saat di hubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan, “saya tidak tahu itu darimana, karena belum ada yang menghubungi saya”, rabu (14/07/2021) ucapnya singkat.

Begitupun Camat Tigaraksa Rahyuni ketika dikonfirmasi menjelaskan jika itu bukan pekerjaan yang bersumber dari Kecamatan Tigaraksa, dan iapun menjawab tidak tahu darimananya, (14/07/2021).

Supendi Ketua RW 05 ketika dihubungi wartawan (31/07/2021) itu tidak ada laporan ke kami, terkait itu dari dinas mana, saya tidak tahu, jelasnya.

Salahsatu Ketua RT ketika ditanyakan juga menjawab tidak tahu, jumat(30/07/2021).

Sementara itu, Anthoni Ketua DPC Kabupaten Tangerang Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) dan juga pimpinan redaksi di dua media ini mengatakan, pembangunan ini terkesan sengaja diam-diam, tidak adanya informasi di lokasi dan juga tidak ada ijinnya ke Kecamatan dan Kelurahan dan diduga tidak ada sosialisasi sebelumnya.

Entah dapat usulan darimana, tapi yang jelas pembangunan ini dilihat masih belum terlalu penting, karena untuk di perumahan Triraksa satu masih banyak pembangunan jalan dan infrastruktur yang harus diprioritaskan, terkesan sudah tidak adalagi yang bisa di bangun di Triraksa satu ini, ungkap Anthoni.

Padahal disini sangatlah membutuhkan Sarana Air Bersih (SAB) karena sulitnya Air, apalagi disaat musim kemarau, tuturnya.

Apalagi pemasangan pembatas jalan ini/PSU terlalu dekat dengan satu sama lain, tidak ada ukuran yang jelas, hanya dipasang dan digali tanpa semen, lalu selang beberapa hari di semen diatas tanah tanpa digali menggunakan cetakan kotak.

Dinas terkait diduga membiarkan pekerjaan ini tanpa informasi, bahkan diduga tanpa pengawasan, Kami akan surati Inspektorat dan Bupati Tangerang agar pekerjaan-pekerjaan yang bersumber dari APBD dapat sesuai dan jelas manfaatnya bagi masyarakat, karena baik buruknya suatu pekerjaan infrastruktur masyarakat juga yang akan merasakan, tutup Antoni. (red)

Berikan Komentar