sWara45.Com. Tasikmalaya -.(15/10/2023). Maksud, tujuan dan keberadaan organisasi wartawan adalah untuk mengembangkan kemerdekaan pers seutuhnya, dimana para penggiat informasi atau para kuli tinta dengan predikat profesional dalam tugasnya dapat bekerja dengan bebas dan bertanggungjawab kepada publik, sesuai dengan ketentuan undang-undang pers yang berlaku. Eksistensi organisasi ini hendaknya memiliki integritas dan kredibilitas yang tinggi.
Sebagai organisasi profesi ketentuan pokok yang menjadi perhatian adalah organisasi wartawan . memberikan manfaat positif, misalnya: jika terjadi tindakan kekerasan dari pihak-pihak terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugasnya, tentu organisasinya dapat ikut memberi perlindungan hukum.
DPC PWRI kabupaten Tasikmalaya, merupakan wadah bagi para penggiat atau pencari berita di wilayah kabupaten yang mencakup 39 kantor kecamatan dan 351 pemerintahan desa.
Menurut Ketua DPC PWRI Chandra Simatupang pada penulis mengatakan, bahwa organisasi yang dipimpinnya akan berperan aktif dalam peningkatan keterampilan jurnalistik anggotanya, terutama untuk menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan jurnalistik melalui kegiatan pendidikan pers, diskusi pers serta pelatihan jurnalistik lainnya.
Perlu digarisbawahi agar kualitas setiap wartawan itu benar-benar tergolong sebagai wartawan profesional. Meski perusahaan pers masing-masing melakukan pendidikan pers yang sama, imbuhnya.
Chandra menekankan seluruh wartawan yang tergabung di DPC PWRI yang dipimpinnya wajib mentaati kode etik jurnalistik, sebagai berikut:
1. Bersikap Independen.
2. Menempuh Cara yang Profesional.
3. Selalu Menguji Informasi.
4. Tidak Membuat Berita Bohong.
Selain itu menurut Chandra Simatupang, dalam konteks kemerdekaan pers, uji kompetensi wartawan memegang peranan penting dalam memastikan bahwa informasi yang disajikan kepada publik adalah akurat, berimbang, dan tidak berat sebelah.
Hal lainnya sebagai upaya nyata dalam menjaga dan meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia, khususnya di daerah untuk mengukur pengetahuan, sikap dan perilaku serta keterampilan wartawan, dengan uji kompetensi wartawan dibawah naungannya diharapkan menjadi wartawan yang berkualitas. Mengakhiri bincang singkatnya.(Bayu)

