Berita

Jalan Retak, Investigasi Dugaan Penyimpangan Dana dalam Proyek Betonisasi Di Desa Jeunjing

×

Jalan Retak, Investigasi Dugaan Penyimpangan Dana dalam Proyek Betonisasi Di Desa Jeunjing

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Pembangunan Betonisasi jalan di wilayah Desa Jeunjing diduga dari Dinas Binamarga belum lagi terpakai namun sudah retak di mana mana, selasa(19/12/2023).

Peduli terhadap kualitas pembangunan yang semakin dipertanyakan, wartawan Swara45 melakukan penelusuran terhadap proyek betonisasi jalan di Desa Jeunjing. Namun, keheranan pun muncul ketika tidak ditemukan informasi publik (KIB) di lokasi pekerjaan.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Salah satu warga pun memberikan tanggapannya terkait hal ini, dengan mengungkapkan kecurigaan bahwa pelaksana proyek ini diduga telah berusaha membohongi masyarakat.

Warga tersebut pun menyampaikan keheranannya, “Tidak ada papan anggaran sejak proyek ini dikerjakan, mungkin untuk membohongi masyarakat kali,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa betonisasi jalan ini baru selesai dikerjakan, namun penanda jalan masih tertutup dan jalan telah retak hingga terlihat seperti patah, tuturnya.

Sementara itu, reaksi keras juga datang dari Sekjen Barisan Aktivis dan Advokasi Keluarga Banten (BBP), Herni Dedi Purwandi, terkait banyaknya pembangunan betonisasi yang di duga tidak memperhatikan kualitas.

Bahkan, ia berencana untuk mengirim surat resmi kepada Dinas Binamarga dan Inspektorat sebagai bentuk protes terhadap dugaan penyalahgunaan dalam proyek ini.

Kritikan juga diarahkan pada kualitas pembangunan yang menelan biaya besar dari pajak masyarakat, namun diduga hanya mengutamakan keuntungan pihak pelaksana.

Hal ini tentunya sangat disayangkan, karena pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat pada masyarakat justru menimbulkan keraguan akan kualitasnya, tutup Dedi. (Red)

Berikan Komentar