sWara45.Com.Ciamis-Dampak Limbah terhadap lingkungan warga dengan adanya kandang ayam petelor membuat resah terhadap Aroma udara yang tak sedap,
Kandang Ayam Petelor itu berada di kampung Sompok Tonggoh RT 47 RW 22 desa Sumberjaya kecamatan Cihaurbeuti kabupaten Ciamis, Kamis 21/09/2023
Saat Investigasi dilapangan awak media Swara45,Com menemui salah satu warga di Sompok hilir yang ta mau disebut namanya mengatakan,membenarkan ada kandang ayam disamping rumahnya kalau ta salah mendengar ada 2000 ekor dan baru beli dengan harga 100 Juta kata istrinya,”Ucapnya,
Untuk saat ini baru lalat besar yang nyerang ke setiap rumah dan bau aroma ta sedap baru ada cuman belum parah da baru diisi ga tau kalau udah lama diduga pasti akan terasa limbah kotoran ayam menyengat ke lingkungan masyarakat,Tandasnya,
Disisi lain,4 orang warga Sompok Tonggoh mengatakan,Memang benar pa tentang bau limbah kotoran ayam disini sangat menyengat bau apalagi banyak lalat yang datang ke halaman rumah kami,Ucapnya
Kami bingung pa mau ngadu kesiapa kami orang ta punya pa,ya kalau sodaranya kan pada bekerja disitu ya ada manfaatnya buat keluarga mereka,cuman kami kebagean baunya dan konpensasi untuk satu taun cuman 20 Ribu Rupiah setiap warga disini mungkin kalau orang berani dan kaya mah pasti beda uangnya,
Ditanya soal kami mau beli telor ayam aja,pa haris tidak merespon dan mengatakan suruh beli aja dipasar,Tegasnya,
Harapan kami kalau bisa dipindahkan karna limbah aroma ta sedap sampai tiga RT yaitu RT 44,45,46,47 kalau kolamnya di isi air air nya turun ke bawah karna Sompok Tonggoh itu kampung paling ujung,
Kami berharap ada solusi dengan adanya kandang ayam disini dengan pihak desa,Tandasnya,
Begitupun Kades Sumberjaya membenarkan dengan adanya kandang ayam di wilayah kami,kami ta bisa kalau harus menutupnya itu bukan wewenang kami,Ucapnya
Kami pun sebagai kades udah berupaya memberi solusi supaya tidak menyebar bau ke pemukiman,
Terkait adanya kandang ayam disamping rumahnya baru tau ada ayam 2000 ekor,Ucapnya
Insyaalloh kami akan menyikapi turun ke lapangan lagi dan terkait ijin kandang ayam ditempat itu kami ta memberinya ijin,Tandasnya,
Saat kami kunjungi ke rumah pemilik ayam petelor cuman ada istrinya dan memberi no HP bapa lagi ke pasir,Ucapnya,
Saat berita ini ditayangkan pa Haris dikompirmasi lewat Washsaf di Chat ta membalas dan ditelepon tiga kali tak diangkat dan langsung Washafnya ta aktip,
Kami mau kompirmasi terkait Ijin dari LH(Lingkungan Hidup)serta Ijin dari Indag serta Ijin lingkungan dari aparatur desa dan kecamatan.Tandasnya.(Bayu)

