Berita

Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Menjadi Ajang Bisnis Dan Banyaknya Keluhan Tidak Tepat Sasaran

×

Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Menjadi Ajang Bisnis Dan Banyaknya Keluhan Tidak Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

sWara 45.com.Tasikmalaya-
Program BAPANAS( Badan Pangan Nasional)mengucurkan dana bantuan yang disalurkan melalui kantor Pos lewat BKKBN(Badan Kependudukan dan Berencana Negara) hari ini menjadi polemik dimasyarakat kecamatan Bungursari

Pembagian Telur dan Daging ini bertempat di Aula kelurahan Bantarsari kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya,Minggu 19/11/2023

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Saat ditemui awak media salah satu petugas menuturkan hari ini sedang membagikan bantuan sosial pangan berupa telur dan daging ayam kepada keluarga rawan stunting
Untuk hari ini ada 3 kelurahan yang langsung ditempat ini yaitu kelurahan Bantarsari,Sukajaya dan Sukamulya,

Untuk Sukamulya 104,Sukajaya 149 dan Bantarsari 145 dengan demikian semoga masyarakat yang terdata Stunting bisa menurun dan ada penekanan bisa berkurang.

Ditempat lain,Salah satu warga sukajaya,Cepi Supriatna mengatakan saya sangat menyayangkan adanya bantuan ini banyak yang tidak tepat sasaran bantuan ini,
Saya sendiri sangat menyayangkan yang memberi data petugas TPK lewat kader PKK banyak yang tidak tepat sasaran.
Saya bertanya kepada pihak penyalur ternyata data tersebut berasal dan sesuai pengajuan Kader,” pungkas cepi.

Program pemerintah bagus untuk memberantas tentang Stunting cuman pengurus yang dibawahnya kurang bijak dan seolah-olah menjadi ajang bisnis semata,
Harapannya Kalau bisa di stop aja karena menghambur-hamburkan uang pajak rakyat dan bantuan ini tidak tepat sasaran,Pungkasnya.

Lalu awak media mendatangi salah satu petugas TPK beliou mengatakan kalau saya komperatip untuk di Bantarsari saya menekan ke setiap jajaran PKK untuk benar benar sisialisasikan data yang benar tapi saya juga kembali lagi ke anggota kader PKK yang mendatanya,Loyal tidak nya kinerja mereka,
Kalau untuk kelurahan yang lain saya tidak bisa mengoreksi kinerja kelurahan Sukajaya dan Sukamulya ,Pungkasnya,

Lalu kami kompirmasi kepada kordinator Gugun melalui Washaf beliou mengatakan, bio data itu dari masing-masing kader PKK yang menyetorkan data ke BKKBN,saya cuman menyalurkan aja dan masalah benar tidak nya yang mendapatkan bukan wewenang kami,Tutupnya,

Pantawan awak media Swara45.Com.Diduga masih banyak warga yang komplen kelurahan Sukajaya dan Bantarsari tidak tepat sasaran dengan hadirnya bantuan Telor dan daging Ayam
Kalau pihak awak media menelusurinya di kota Tasikmalaya
Saat pembagian di aula Bantarsari
saya pun melihat ada orang yang cukup dan mapan mendapatkan bantuan Stunting,diduga masih ada sodara dengan petugas PKK.
Bentuk kejadian tersebut harus di regulasi kembali datanya sukur-sukur dor tu dor ke masyarakat biar tau mana yang Stunting mana yang sehat dan mungkin untuk nama kota Tasik sendiri tidak mau bilang kota terbesar masuk kategori kota miskin dan banyak anak yang masuk kategori terbesar kota Stunting.

Saat berita ini ditayangkan saya belum komfirmasi dengan kepala BKKBN kecamatan Bungursari serta dinas terkait.(Bayu)

Berikan Komentar