ACEH TAMIANG | SWARA45.COM – Warga yang bertempat tinggal di Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Mendadak heboh.
Pasalnya seorang Pria berinisial AW (37) di Dusun III, Desa itu, ditemukan meninggal dunia gantung diri, di bawah tangga rumahnya, Sabtu (24/12/2022).
Berdasarkan info dari Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang AKP Untung Sumariyo dasar laporan dari Kapolsek Bendahara Aceh Tamiang Iptu Tarmidi, S.H, mengatakan, korban AW (37) tinggal sendiri di rumahnya karena sudah bercerai dengan istrinya.
Dijelaskan, korban pertama kali ditemukan dua temannya yang sama-sama bekerja di PT Rapala.
Kedua teman korban yang bernama S dan I datang ke rumah korban untuk menjemputnya bekerja.
Namun setelah beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban, maka kedua teman korban sepakat untuk mendobrak pintu depan rumah korban.
Ternyata pintu tidak terkunci, dan setelah masuk kedua teman korban terkejut melihat korban dengan posisi tergantung di tangga.
“Melihat keadaan korban, kedua temannya itu lalu memberitahukan apa yang mereka lihat ke tetangga korban, yang selanjutnya warga menghubungi Datok Penghulu, dan Personil Polsek Bendahara pun turun ke lokasi setelah mendapat informasi,”pungkasnya.
Berdasarkan keterangan tetangga korban yang bernama F, korban terlihat pulang ke rumah sekitar pukul 02.00 WIB.
Dengan mengendarai honda CBR 150 warna hitam.
Sebelum masuk kerumah, korban sempat duduk di teras sambil main handphone miliknya.
Lanjut Chandra, hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas Bendahara, disimpulkan pada bagian luar tidak ada ditemukan luka yang mencurigakan ditubuhnya.
Kuat dugaan korban sengaja bunuh diri.
Namun motif bunuh diri belum diketahui. Karena keluarga sudah ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi, maka jenazah korban langsung dimakamkan di TPU Desa Marlempang.
Meskipun demikian, motif korban melakukan bunuh diri masih dalam penyelidikan Polsek Bendahara.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, 1 unit ponsel VIVO milik korban diamankan di Mapolsek Bendahara dalam kondisi masih dalam keadaan terkunci.
Kemudian tiba di TKP Kapolsek Bendahara menghubungi pihak Puskesmas Sungai Iyu, selanjutnya Kapolsek Bendahara bersama-sama Tim INAFIS Polres Aceh Tamiang dan dokter Puskesmas Bendahara Melakukan pemeriksaan terhadap korban dan olah TKP.
Berdasarkan keterangan keluarga dan tetangga serta teman dekat korban bahwasannya korban tidak memiliki masalah, baik dengan masyarakat atau dengan teman- teman sepekerjaan, dan tidak ada riwayat penyakit. [Afrizal]

