sWara45 | Tangerang – Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (07/11/2026).
Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Tigaraksa Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Polsek Tigaraksa, Ketua MUI Kecamatan Tigaraksa KH. Idrus, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang Abdul Kodir, S.E., Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa Saeful Rahayu, serta Sekretaris Kecamatan Tigaraksa Hj. Rita Wulan Sari, S.KM., S.IP., M.Si., yang hadir mewakili Camat Tigaraksa.
Turut hadir Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang Agus Budi Aji, S.Pd., serta jajaran pengurus Karang Taruna dari 12 desa dan 2 kelurahan se-Kecamatan Tigaraksa.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa, Saeful Rahayu, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat direalisasikan.
“Program yang sudah direncanakan mari kita laksanakan. Minimal satu bidang memiliki satu program kerja. Karang Taruna juga harus mampu menghadirkan inovasi, menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan kelurahan, serta mengembangkan ide-ide kreatif untuk mendorong kemajuan organisasi ke depan,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh pengurus Karang Taruna, baik tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan, dapat lebih aktif menjalankan peran organisasi serta membangun kolaborasi dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang, Abdul Kodir, S.E., menekankan pentingnya membangun fondasi organisasi yang kuat melalui perencanaan program kerja yang serius, terarah, dan terukur.
Menurutnya, setiap program yang dirumuskan harus memiliki tujuan yang jelas serta mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan sekadar menjadi kegiatan formalitas organisasi.
“Kita harus punya fondasi yang kuat agar organisasi bisa kokoh. Kalau fondasinya sudah kuat, tentu akan memberikan dampak. Karena itu, susunlah program kerja dengan serius dan buat program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Abdul Kodir juga menyoroti pentingnya penggunaan data sebagai dasar dalam menyusun program kerja. Dengan data, organisasi dapat mengetahui potensi, kekuatan, serta kebutuhan masyarakat sehingga program yang dilaksanakan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih luas.
Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Kecamatan Tigaraksa terus memberikan dukungan terhadap berbagai program Karang Taruna. Menurutnya, keberadaan Karang Taruna yang aktif dan memiliki program positif merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pengurus agar semakin bersemangat setelah pelaksanaan rapat kerja dan segera merealisasikan program-program yang telah dirumuskan.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Tigaraksa, Hj. Rita Wulan Sari, S.KM., S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Tigaraksa senantiasa mendukung dan membuka ruang sinergi dengan Karang Taruna, baik di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan Karang Taruna selama ini telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia berharap hasil rapat kerja tersebut mampu melahirkan program-program yang bermakna, terarah, solutif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Jangan hanya kreatif di media sosial, tetapi juga harus hadir secara nyata di tengah masyarakat, membantu warga yang membutuhkan, serta membangun sinergi yang erat dengan pemerintah desa dan kecamatan,” pesannya.
Melalui rapat kerja tahun 2026 ini, Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi dan misi seluruh pengurus, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan program kerja secara konsisten.
Dengan semangat “Pemuda Bergerak, Tigaraksa Berdampak”, Karang Taruna diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya generasi muda, tetapi juga mampu tampil sebagai mitra strategis pemerintah dan motor penggerak kegiatan sosial, pemberdayaan pemuda, serta pembangunan di tengah masyarakat.
Raker ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya gerakan pemuda yang lebih aktif, kreatif, dan produktif, sehingga keberadaan Karang Taruna benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Tigaraksa. (DEDI)

