Berita

Peresmian dan Pentahbisan Kantor Klasis GKI Ayamaru

×

Peresmian dan Pentahbisan Kantor Klasis GKI Ayamaru

Sebarkan artikel ini

Swara45.com, Maybrat. Ibadah syukur dalam rangka Peresmian dan Pentahbisan Gedung Kantor Klasis GKI Ayamaru.

Ibadah ini dilaksanakan pada hari Kamis, 18 November 2021, yang bertempat Di Kambuaya distrik Ayamaru Timur, dimulai sekitar pukul 09:00 Wit sampai pukul 12:00 Wit.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Kegiatan ini dihadiri oleh
Bapak Gubernur Papua Barat, Bupati Kabupaten Maybrat, Bupati Kabupaten Asmat, Ketua DPRD Provinsi Papua Barat ( yang diwakili), Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Anggota BP AM Wilayah Tujuh dan Delapan, Klasis Se-Maybrat, Klasis Teminabuan, Klasis Sorong, bakal Klasis Sawiath, Denominasi Gereja se-Maybrat, para Pimpinan OPD kabupaten Maybrat, Para Tokoh-tokoh, TNI, POLRI, dan masyarakat.

Thema ibadah yang di ambil adalah “Kemegahan Harus Menunjukan Keindahan”, yang dikutip dalam Kitab Injil Lukas 14:28-33. Dibalik kemegahan kantor Klasis ini harus menunjukan keindahan, keindahan dalam memberikan rasa aman, rasa damai, rasa tertib dan lain-lain sehingga orang akan merasa Terakomodir sebagai Murid Tuhan.

Laporan Ketua Panitia pembangunan (dalam hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Maybrat), menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Kantor Klasis GKI Ayamaru ini. Total dana yang terkumpul dan digunakan dari awal hingga proses peresmian ini senilai 24 Miliar 734 Juta Rupiah.

Dalam perhitungan Konsultan pada tahun 2015, pembangunan gedung ini menelan anggaran sebesar 27 Miliar lebih, untuk itu kita masih kekurangan 1 Miliar 300 Juta, sehingga ini menjadi tanggungjawab kita bersama, Tutupnya.

Hendrikus Mofu. M.TH, selaku Ketua Sinode GKI di Tanah Papua dalam sambutannya, Saya memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap pemerintah, seluruh gereja dan seluruh jemaat karena telah membangun sebuah kantor Klasis yang sangat megah dengan tiga lantai ini.

Gereja harus ikut mengimbangi perubahan yang ada agar tidak ketinggalan dalam hal pelayanan, untuk itu Fasilitas yang disediakan oleh pemerintah ataupun jemaat harus dimanfaatkan secara baik dalam operasional ataupun pelayanan terhadap Jemaat. Pesan saya agar berkerja Dangan sungguh-sungguh, tidak boleh lagi ada pelayan-pelayan yang meninggalkan Jemaatnya.

Lanjutnya, di tempat lain orang meminta Mukjizat, tetapi untuk orang Maybrat, Harus Melakukan Mukjizat, karena di sini Tuhan sudah menunjukan Mukjizat-Nya melalui Pendeta Ruben Rumbiak yang berjalan di atas air Danau.

Kepada TNI dan POLRI bahwa, masih banyak warga jemaat kami yang tidak beribadah bersama kami karena keamanan, sehingga mereka takut dan mengungsi.

Saya minta agar diberikan jaminan keamanan dan perlindungan bagi mereka, sehingga mereka boleh beribadah dengan tenang, Tegas Ketua SINODE GKI di Tanah Papua..

Kita sudah terima berkat, Jadi sekarang kita harus menjadi berkat bagi semua orang, lajut sambutan dari bapak Gubernur Papua barat Drs. Dominggus Mandacan. Dalam sambutannya Ia mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

GKI di tanah papua telah menjalin mitra bersama kedua Gubernur Papua dan Papua Barat, saya pikir itu sangat penting Lanjut Bupati Kabupaten Maybrat, karena untuk membangun manusia tentunya membutuhkan solidaritas kemitraan.
Kantor Klasis ini merupakan salah satu wujud dari kemitraan tersebut, dari laporan panitia di atas, sekitar 95% adalah sumbangan dari PEMDA, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Maybrat.

Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asmat yang telah menyumbang Rp.200 Juta untuk peresmian ini, Tutup Dr. Drs. Bernad Sagrim.

Acara ini di meriahkan dengan Parade/Drama oleh warga jemaat GKI SILO Kambuaya, grup musik Jemaat GKI SILO Kambuaya dan Artis Lokal Ibu Kota yaitu Trio Papua.

Kegiatan ini dilengkapi dengan Protokol Kesehatan, sehingga setiap orang wajib menggunakan Hand sanitizer dan Masker yang sudah disediakan oleh Panitia pada setiap pintu masuk.

Setelah selesainya acara ini, Gubernur beserta rombongan dan Ketua SINODE beserta rombongan diantar langsung oleh Bupati Maybrat menuju Mobil yang hendak menuju Bandar Udara Kambuaya, serta langsung mengikuti pesawat untuk Kembali ke Manokwari.

Cuaca yang sangat cerah mendukung jalanya acara ini sejak awal hingga selesai.(Orry Yumame)”.

Berikan Komentar