sWara45.Com-Ciamis
Adanya isu kasus suap tahapan seleksi JPTP di Kabupaten Ciamis tersebut beredar di sebuah akun media sosial.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengaku geram mendengar adanya isu kasus suap untuk meloloskan tahapan seleksi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Menurutnya, isu kasus suap tahapan seleksi JPTP di Kabupaten Ciamis tersebut beredar di sebuah akun media sosial.
Herdiat menduga isu tersebut dihembuskan oleh seorang oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya usai melakukan Pelantikan JPTP di Aula Setda Ciamis, Senin (10/04/2023).
“Kabar adanya isu tersebut diperoleh dua pekan yang lalu,” ungkapnya.
Meski begitu Herdiat menegaskan bahwa dalam tahapan seleksi JPTP tersebut tidak adanya kasus yang dituduhkan.
Bahkan Herdiat menantang jika kasus yang seperti dituduhkan tersebut terbukti, pihaknya akan mengganti 5 kali lipat uang suap tersebut.
Jika ada yang menemukan maupun membuktikan isu suap menyuap tersebut saya akan ganti 5 kali lipat,” tegas Herdiat.
Sebelumnya, pelantikan JPTP tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil open bidding untuk mengisi 7 kekosongan jabatan.
Pelaksanaan tersebut juga dilakukan oleh Tim ahli yang terdiri dari unsur pemerintahan, akademisi, asesor independent dan pejabag lingkup Pemkab Ciamis.
Meski demikian, Bupati Ciamis hari ini telah melantik JPTP sebanyak 6 orang.
Yaitu Dase Fadil Yusdy Mubarak, SH, sebagai Stap Ahli Bidang SDM, Heryan Rusyandi SOS,MM Stap Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, Ai Rusli,Suargi,S,STP,STP,MSI,Kepala BKPSDM,Ciamis,Dadang Mulyana Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis,Eka Permana Oktaviana, S,T,M,A,P Kepala Dinas Sosial dan IIng Ahmad Ripai Spd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis.
Sedangkan untuk jabatan Kepala Dinas di instansi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masih menunggu arahan dan rekomendasi dari Kemendagri .
Bupati Herdiat, mewanti wanti kepada pejabat yang di lantik tetap mengharapkan berikan pelayanan terhadap masyarakat dengan baik Pungkasnya. (Lili Romli)

