sWara45 | TANGERANG – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aliansi Masyarakat Tigaraksa (ALMAST) menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan anggota di kantor pusat ALMAST, Perum PWS Tigaraksa, Blok AE7 No. 09, Kelurahan Kadu Agung, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat 06/11/2026.
Mengusung semangat “Bersatu, Berkarya, Membangun Bangsa”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi ALMAST untuk memperkuat konsolidasi internal, menyatukan persepsi, serta memantapkan arah pengembangan organisasi ke depan.
Rapat koordinasi ini dihadiri Pembina DPP ALMAST Endang Sunandar, S.E., Penasehat DPP ALMAST H. Muhammad Pahruroji, S.Si., M.M., Ketua Umum DPP ALMAST Endang Lasun, Sekretaris Jenderal DPP ALMAST E.P. Subhan, S.H., M.H., Wakil Ketua DPP Rahmat Tullah, Bendahara DPP H. Marsait, serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP ALMAST, E.P. Subhan, S.H., M.H., menekankan pentingnya menyatukan persepsi dan langkah seluruh jajaran organisasi agar memiliki arah serta tujuan yang sama, dalam mendukung kemajuan pemerintah , Baik Pusat, provinsi, khusus Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, kesamaan pandangan menjadi prioritas agar setiap konsep organisasi dapat diwujudkan melalui program kerja dan tindakan nyata.
Ia juga menegaskan bahwa ALMAST merupakan organisasi yang telah memiliki legalitas. Oleh karena itu, seluruh aktivitas dan kebijakan organisasi harus dijalankan sesuai koridor hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“ALMAST harus melangkah sesuai koridor hukum negara. Kita harus menyatukan persepsi, menyatukan langkah, dan membangun kebersamaan untuk mencapai satu tujuan, yakni mendukung dan bersama sama berbuat untuk pembangunan dan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Subhan menjelaskan bahwa meskipun pusat organisasi berada di Tigaraksa, ALMAST memiliki visi pengembangan dengan cakupan nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, organisasi akan mempersiapkan pembentukan struktur kepengurusan secara bertahap hingga tingkat ranting atau desa.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan kerja, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat keberadaan ALMAST di tengah masyarakat.
Sementara itu, Penasehat DPP ALMAST, H. Muhammad Pahruroji, S.Si., M.M., mengingatkan seluruh pengurus dan anggota agar senantiasa menjaga soliditas serta kebersamaan.
Ia menyampaikan bahwa ALMAST hadir dengan latar belakang anggota yang berasal dari berbagai komunitas. Namun, setelah bergabung dalam organisasi, seluruh elemen tersebut harus mampu menyatukan komitmen dan bergerak sebagai satu kesatuan.
“ALMAST datang dari berbagai komunitas, tetapi ketika sudah berada di dalam organisasi, kita harus menyatu dalam satu kesatuan yang utuh. Yang terpenting adalah menjaga soliditas dan mengedepankan hal-hal positif,” ungkapnya.
Ia juga berharap ALMAST ke depan dapat mengambil bagian dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tangerang melalui berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Pembina DPP ALMAST, Endang Sunandar, S.E., menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan tata kelola organisasi. Menurutnya, organisasi yang kuat harus dibangun melalui kedisiplinan internal, komunikasi dua arah, serta komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.
Ia mengingatkan agar komunikasi antar jajaran tetap terjaga sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui koordinasi dan musyawarah.
“Ketertiban organisasi internal harus dijaga. Komunikasi dua arah sangat penting, disertai komitmen yang kuat dari seluruh pengurus agar kita bisa berjalan bersama dan beriringan,” tuturnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, ALMAST berupaya memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempersiapkan langkah pengembangan yang lebih luas. Konsolidasi internal, pembentukan struktur hingga tingkat desa, serta peningkatan kontribusi sosial menjadi bagian dari arah organisasi ke depan.
Dengan berlandaskan semangat kebersamaan dan kepatuhan terhadap hukum, ALMAST diharapkan mampu berkembang dari Tigaraksa untuk menjangkau tingkat nasional, sekaligus menjadi wadah aspirasi masyarakat dan mitra positif dalam mendukung pembangunan.
(DEDI)

