Berita

Dampak PPKM, Wisata Kawah Putih Merugi 2 Miliar

×

Dampak PPKM, Wisata Kawah Putih Merugi 2 Miliar

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Bandung – Pengelola obyek wisata Kawah Putih, mengungkapkan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, pendapatan mereka menurun drastis. Bahkan, sampai mengalami kerugian Rp 2 miliar.

Supervisor Humas Kawah Putih Ating, mengeluhkan penurunan pendapatan selama selama PPKM. level 4. Bukan saja obyek wisata Kawah Putih mengalami kerugian Rp 2 miliar, tetapi juga imbasnya harus mengurangi karyawannya.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Yang memprihatinkan kata Ating, ditutupnya kawasan objek wisata Kawah Putih tersebut tersebut, dari 30 karyawannya yang ada, sekarang tinggal 5 orang yang bekerja dengan gaji Rp 50.000/hari.

“Karyawan kami harus tetap menghidupi keluarganya,Karena selama PPKM objek wisata ditutup, ya terpaksa untuk sementara karyawan dirumahkan dulu. Sebab, kita mau menggaji bagaimana?,” ujar Ating, Minggu(22/8/2021).

Yang lebih Miris lagi, lanjut Ating, untuk para pedagang dan sopir mobil “Untang Anting” sebanyak 86 unit, akhirnya pada nganggur karena obyek wisata tempat mereka mencari nafkah ditutup.

“Sebelum pandemi Covid-19, objek Kawah Putih sangat ramai pengunjung, Bahkan, banyak dipakai untuk shoting film. Mobil “Untang Anting” bisa marema dengan tarif per-ritnya bisa mencapai Rp 140 ribu dan bisa mengangkut wisatawan sebanyak 3 atau 4 rit,” tuturnya.

Sekarang, para sopir “Untang Anting” dan para pedagang itu, banyak yang beralih profesi menjadi buruh tani atau sopir angkot. Bagi mereka, yang penting bisa mencari penghasilan dengan halal.

Ating berharap, pemerintah segera membuka objek wisata, terutama Kawah Putih. Pengunjung objek wisata itu tidak hanya di hari weekend dan hari libur, tetapi saat weekday atau hari kerja pun tetap banyak.

Saat weekend atau hari libur, lanjut Ating, terutama libur lebaran, pengunjung Kawah Putih bisa mencapai 4.000 orang per hari. Tetapi, jumlah itu menurun menjadi 1.000 orang,tutup nya.(Rudi)

Berikan Komentar