SWARA45.COM-Tokoh muda banten yang sekaligus Ketua Umum Kader Masyarakat Pembangunan Banten ,Arwan menyebut kasus yang dialami Kepala Desa Cigoong Utara Habibi yang saat ini mendapat sorotan tajam hingga desakan agar diberhentikan dari jabatannya itu menurutnya terlalu berlebihan mengahakimi seseorang dan terkesan dipolitisasi.
Padahal, kata Arwan jika dikaji dalam kasus tersebut hanya sebuah kecerobohan dan bukan kesalahan yang fatal yang mengakibatkan hilangnya jabatan seseorang.
“Sejauh ini saya melihat kasus ini sudah jauh dari visi asalnya, jika kemudian moralitas sosial maka sanksinya ialah permohonan maaf saja tidak perlu kemudian ditumpangi oleh kepentingan lain yang mengarah pada usulan pergantian kepala desa.” Ungkap Arwan.
Selain itu Arwan juga menilai sikap yang ditunjukkan oleh kelompok masyarakat tertentu dan pernyataan sikap dari beberapa anggota dewan yang menghakimi dan menyudutkan Habibi dianggap terlalu over Acting.
“Terlalu Over jika kemudian hal semacam itu dikebiri sebagai bagian dari kesalahan fatal yang tidak termaafkan. Ini soal Aib jika memang hal demikian Aib, kita saja jika Allah menghendaki dibuka Aibnya mungkin sudah lebih parah dari Jaro Habibi.” Jelas Ketua Umum Kader Masyarakat Pembangunan Banten ini.
“Apa perlu saya bersumpah jika soal semacam itu diyakini banyak dilakukan oleh pejabat dan pimpinan di wilayah tertentu. Nyanyi di tempat Karoke dengan ditemani wanita bukan Muhrimnya, melakukan hal hal senonoh yang bukan istri sah nya tentu akan banyak seperti Habibi Habibi lain.” tegas Arwan.
Maka dari itu ,Arwan menyarankan untuk menyudahi melucuti Aib orang dan biarkan Habibi berkerja seperti biasanya kembali karena Ia sudah menyatakan kesalahan dan meminta maaf kepada Publik.
“Sudahi semua dan jangan di politisasi”tandasnya. (Red)

