SWARA45.COM -Tokoh Pemuda Jagabaya Edi Yosep menyebut ,Badan Permusyawaratan Desa minim dalam pengawasan realisasi anggaran dana desa yang selama ini berjalan setiap tahunnya.
Hal itu di katakan Edi , lantaran ia menilai dalam realisasi anggaran di temukannya kejanggalan,seperti anggaran tahun 2020 yang di sebabkan minimnya pengawasan dari BPD sehingga di duga terjadinya kejanggalan dalam penggunaan anggaran dana desa.
“Seharusnya BPD lebih berkompeten selaku wakil dari masyarakat untuk mengawasi anggaran dari pemerintah, bukannya berleha-leha “kata Edi Yosep.
Baca Juga :Realisasi Penggunaan Angaran Dana Desa Jagabaya Di Pertanyakan Warga
Dikatakan Edi jika memang tidak bisa mengawasi,kata dia masyarakat yang akan mengambil sikap karena masyarakat berhak mengawasi.
“Saya minta BPD harus lebih tegas dalam menjalankan fungsinya selaku perwakilan masyarakat sebagai kontroling kegiatan jangan sampai kecolongan”ujar Edi.
Sementara Ketua BPD Andi Sukawati mengaku belum mendapatkan data yang lebih detail,lantaran kata dia ketika meminta data kegiatan tidak di berikan.
“Kita sudah minta data beberapa kali tapi tidak di kasih oleh desa”kata A di melalui pesan Whats Appnya,Selasa (23/11).
Baca Juga : Lapuk Dimakan Usia,Atap Gedung SMPN 1 Cibeber Ambruk
Disinggung terkait langkah apa yang akan dilakukan BPD dengan adanya sebuah pertanyaan dari warga,pihaknya akan melakukan musyawarah terlebih dahulu .
“Nanti kami musyawarah dulu ,tunggu aja oke”katanya singkat.(1K)

