SWARA45.COM-Atap gedung SMPN 1 Cibeber, Kampung Pasir Laban, Desa Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak ambruk, pada Selasa (23/11/2021) pukul 13.15 WIB.
Insiden itu selain dari faktor intensitas hujan yang tinggi ,juga diakibatkan karena atap gedung sekolah itu sudah tua dan sudah tidak layak pakai.
“Bangunan Laboratorium yang roboh diperkirakan dibangun pada tahun 2001 rencananya akan dibangun tahun 2022″kata Kepala Sekolah SMPN 1 Cibeber Heri Subiyantopo melalui pesan Whats Appnya.
Heri menjelaskan robohnya bangunan hanya satu lokal yang terpisah dari bangunan lain,adapun korban yang tertimpa reruntuhan sementara yang diketahui sebanyak 6 siswa .
“Korban 6 orang,semua luka ringan dan sudah dibawa orangtuanya masing-masing “terang Heri
Diketahui awalnya gedung tersebut dipergunakan untuk ruangan laboratorium IPA Namun, kini gedung itu dipergunakan sebagai tempat kesenian.
Sebelum terjadi insiden, para pelajar sempat menggunakan gedung itu untuk melaksanakan latihan dalam rangka menyambut hari guru.
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
Sehari sebelumnya insiden serupa terjadi di SMPN 2 Gunung Kencana dari faktor hujan yang mengakibatkan satu ruang kelas roboh
Kepala bidang Pendidikan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Ibnu Wahidin kepada wartawan membenarkan, jika ruang kelas Lab SMPN 1 Cibeber roboh. Kata Ibnu, cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi memang menjadi salah satu faktor ruang Lab ambruk selain bangunannya memang sudah lama.
“Iya saya sudah mendapatkan laporan melalui telepon, rencananya kita akan turun kelokasi besok untuk memastikan informasi ini,” kata Ibnu, kepada Kabar Banten, melalui sambungan teleponnya.(7MR)
Berikan Komentar

