Mantan Napiter Sebut Aksi Teror Perbuatan Konyol dan Bodoh - Swara45.Com    

Home / Serang

Jumat, 2 April 2021 - 21:55 WIB

Mantan Napiter Sebut Aksi Teror Perbuatan Konyol dan Bodoh

Swara45 | SERANG, – Menyikapi aksi teror yang terjadi di Makassar dan Mabes Polri serta beberapa wilayah di Indonesia oleh kelompok JAD yang melibatkan perempuan dan anak-anak membuat mantan narapidana kasus terorisme (Napiter) asal Pandeglang, Banten, Zaenal Mutaqim angkat bicara.

Tokoh Pemuda sekaligus Ketua Yayasan Ring Perdamaian Banten ini mengatakan, aksi teror yang dilakukan oleh orang yang mengaku para Muhajurin ini adalah aksi yang sangat konyol dan bodoh.

“Jadi perbuatan itu merupakan aksi konyol dan bodoh, dengan membawa bawa ajaran Islam. Itu semua tidak benar, karena Islam itu damai dan Islam itu tidak arogan,” kata Zaenal kepada awak media, Jumat, 02 April 2021.

Baca Juga..!!  Miliki Narkoba, Warga Asal Kecamatan Sukadiri Tangerang Di Tangkap Polres Serang

Zaenal mengatakan, aksi teror yang dilakukan mereka tidak berdasarkan patokan ilmu yang mereka dapat, karena jika sudah dilandasi dengan ilmu yang baik, tidak akan sesat.

Zaenal Mutaqim yang kini sudah kembali ke jalan yang benar ini merupakan salah satu dari beberapa mantan Napiter yang dulunya pernah dipenjara kerena aksinya pada tahun 2009. Zaenal dan kawan-kawan akhirnya sadar bahwa memang benar aksi meraka itu tidak benar.

“Kita berpesan bahwa ajaran Islam adalah ajaran yang baik dan jangan salah kaprah dan jangan terlalu mudah memvonis orang, kepada mereka yang melakukan aksi teror, saya mengimbau segera kembali ke jalan yang benar, jangan membuat aksi teror yang meresahkan banyak orang,” ungkapnya.

Baca Juga..!!  Upaya Perizinan Satelit Air, PT Frans Putra Textile Diduga Sogok Warga Gunakan Paket Sembako

Ia bersama kawan-kawan akan membantu yayasan ring perdamaian Banten, untuk memutus mata rantai aksi-aksi teror yang mengatasnamakan agama yang meresahkan banyak orang.

“Saya mengajak kepada masyarakat dan rekan seperjuangan untuk mendukung program prioritas Kapolri serta upaya mencengah penyebaran paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleran di tengah proses upaya pencegahan wabah Covid-19 di wilayah Banten melalui medsos. Semoga menjelang bulan puasa Ramadhan 1442 H ini situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusip,” pungkasnya. (Heri Opung/red)

Sumber : Mantan Napiter Asal Pandeglang,

Share :

Baca Juga

Banten

Kecelakaan Kerja Di Proyek Jalan Tol Serang – Panimbang, 2 Orang Tertimpa Mobil Truk

Serang

Sekjen DPP Lapbas, Dicalonkan Menjadi Ketua KNPI Provinsi Banten
Ketua DPRD Serang Kecam Keras Pelaku Penganiayaan Menkopolhukam

Serang

Ketua DPRD Serang Kecam Keras Pelaku Penganiayaan Menkopolhukam

Banten

MUI Kabupaten Serang Menolak Aksi yang Anarkis

Serang

PT Indonesia Power Wilayah Banten Salurkan Bantuan APD Covid-19

Banten

Polda Banten Ungkap 108 Kasus Penyalahgunaan Obat Jenis Tramadol Dan Heximer

Serang

Didampingi Rektor, Wagub Banten Sambut Jokowi Resmikan Kampus Baru Untirta

Serang

Jihan Balita Penderita Hydrocephalus Di Kp Cijeruk Kec. Kibin Butuh Perhatian Pemerintah