SWARA45.COM– Empat hari Usai Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, puluhan warga melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Desa ,Kamis (17/11/2022).
Dalam aksinya massa menuntut kepada KPPS untuk melakukan penghitungan suara ulang, lantaran pada saat pelaksanan penghitungan dinilai tidak transparan dan ketidak adilan.
Baca Juga : Pendamping Lokal Desa Sangiang Tanjung Tidak Tahu Soal Kegiatan SAB
Koordinator aksi Sopiyan Sauri mengatakan pada saat penghitungan suara di Pemungutan TPS 4 tepatnya di Kampung Cipancur,terjadi perpindahan tempat karena di sebabkan turunnya hujan dan hanya menggunakan penerangan lampu dari handphone yang kurang terlihat.
Sehingga kata Sopiyan kemungkinan pihak panitia dalam menghitung kartu suara tidak transparan.
“Permintaan ini sangat beralasan karena pada waktu penghitungan di duga ada ketidak beresan dan syarat kecurangan,jika permintaan masyarakat dikabulkan lalu dilakukan penghitungan ulang,siapa saja kepala desa terpilih kami masyarakat desa pasir Tanjung akan legowo karena itu kepala desa kami,yang harus di dukung dalam menjalankan roda pemerintahan “kata Koordinator aksi Sopiyan Sauri saat berorasi.
Baca Juga : Kegiatan SAB Sangiang Tanjung Masih Teka Teki Di Masyarakat
Sopiyan menyampaikan kepada pihak KPPS & DPD Desa Pasir Tanjung agar membuka kotak suara untuk dilakukan penghitungan ulang,kotak suara yang dibuka dan dihitung kembali khusus TPS 4 di kampung Cipancur.
“Dalam hal ini kami bersama masyarakat meminta keadilan dan keterbukaan,jika tuntutan kami tidak di kabulkan maka saya dan warga akan terus melakukan tuntutanya kepada pemerintah untuk meminta keadilan dan keterbukaan”ungkap Sopiyan.(Jumar)

