sWara45|Tangerang – Pembangunan drainase di Jalan Kp Gandu, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten menarik sorotan tajam, Diduga dikerjakan dengan menggunakan batu lama, (02/12/2024) proyek ini menciptakan kekhawatiran akan transparansi dan kualitas pekerjaan yang dikeluarkan.
Saat sWara45 kelokasi terungkap dugaan kesengajaan yang berupaya menutupi informasi terkait anggaran proyek, terutama terlihat dari kurangnya penyediaan papan anggaran terkait pekerjaan yang telah berlangsung.
Investigasi terperinci menemukan bahwa proyek ini menggunakan batu bekas dari saluran drainase sebelumnya tanpa melakukan pembongkaran sepenuhnya.
Pekerja proyek membenarkan penggunaan batu bekas dengan alasan kualitas yang masih baik dan ketahanan struktur saluran yang tidak perlu dibongkar. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait integritas pelaksanaan proyek dan transparansi penggunaan anggaran dari APBD yang bersumber dari dana masyarakat.
Ketua Bidang investigasi Barisan Aktivis Dan Advokasi Keluarga Banten (BADAK BANTEN PERJUANGAN), Tafsir, menyatakan keprihatinannya terhadap proyek ini yang dinilai tidak transparan dan diduga bermain-main dengan kualitas pekerjaan.
Tafsir menegaskan adanya dugaan kesengajaan dari pihak dinas terkait dalam pembangunan ini. Meskipun seharusnya setiap proyek yang menggunakan anggaran APBD diawasi secara ketat, namun terlihat bahwa pengawasan terhadap proyek drainase ini tidak berjalan sesuai yang diharapkan.
Tafsir juga menegaskan akan mengambil langkah kontrol yang tegas terhadap proyek ini, mengingat bahwa APBD yang digunakan adalah kontribusi dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.
Terakhir, dalam pernyataan resmi, Tafsir menyatakan akan mengirim surat dan mengadakan audiensi sebagai langkah lanjutan dalam menyoroti proyek kontroversial ini.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak terkait belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal ini. (Dedi)

