SWARA45.COM-Kepala Sekolah SDN 2 Sumurbandung Kecamatan Cikulur Ikna , dinilai kurangnya sinkronisasi dengan petugas operator sekolah saat memberikan jawaban terkait jumlah siswa yang di laporkan dalam Daftar Pokok Pendidik (Dapodik).
Baca Juga : Biaya Patok Batas Desa Di Soal Mantan Kades
Pasalnya, saat di tanya tentang berapa jumlah siswa yang dilaporkan dalam dapodik tahun anggaran 2020 terkesan merasa kebingungan.
Namun setelah beberapa menit ia menjawab bahwa jumlah siswa di SD yang ia tempati pada tahun 2020 sebanyak 140 siswa , namun kata Ikna terkait jumlah siswa silahkan untuk menghubungi operator sekolah.
“Silahkan bapak hubungi operator sekolah saja”kata Ikna.
Sedangkan ,menurut operator sekolah SDN 2 Sumurbandung Taufik melalui pesan Whats Appnya menyampaikan jumlah siswa tahun 2020 yang di laporkan dalam dapodik sebanyak 181 siswa,dan untuk tahun 2021 kata dia mengalami penurunan.
“Kalau beda jawaban saya kurang tahu itu ,kalau di dapodik segitu”ujar Taufik melaui pesan Whats Appnya,Sabtu (16/10/2021).
Baca Juga :Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Soroti Program PLM Di Banjarsari
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Kabupaten Lebak Karnata (Ato Kumis) mengatakan ini menjadi sebuah pertanyaan besar,sebab dalam hal ini antara jawaban kepala swkolah dan operator jelas tidak adanya sinkronisasi.

