Berita

Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Soroti Program PLM Di Banjarsari

×

Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Soroti Program PLM Di Banjarsari

Sebarkan artikel ini
SWARA45.COM-Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Kabupaten Lebak menilai Pembangunan Lumbung Masyarakat  dan sarana pendukung di Kampung Tunas,Desa Cibatur Keusik tidak sesuai spek.
Pasalnya,proyek yang di danai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 320.000.000 untuk pembangunan lumbung masyarakat dan sarana pendukung, diantaranya adalah pembangunan rumah RMU sebesar Rp 105.000.000, pembanngunan lumbung pangan sebesar Rp 145.000.000 dan pembangunan lantai jemur Rp.45.000.000 .
Menurut Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti Kabupaten Lebak Toni Firmansyah mengatakan hasil investigasi dilokasi pembangunan lantai jemur di gambar terlihat berukuran panjang 18 meter dan lebar 10 meter tapi fakta dilapangan hanya 10×10 meter.
“awalnya tidak sesuai speck setelah kita lakukan kritikan sekarang volume pun sudah dirubahnya.kata Toni (14/10/2021).
Selain itu ,ironisnya kata Toni
Anggaran tersebut didalam prosedur pelaksnaaan maupun secara administrasi seharusnya dikelolah oleh kelompok sebagai penerima manfaaat .namun malah sebaliknya ini diduga di kelola oleh kepala desa yang sudah tidak aktif alias mantan  yang sedang mencalonkan kepala desa.
 ” Ketika kami dari lembaga Aliansi indonesia turun dan sesampai dikantor desa cibatur keusik kecamatan banjarsari kami menemui Plt kepala desa dan memohon izin untuk ketemu dengan pengelola kegiatan tersebut serta memohon izin untuk lihat-lihat pembangunan Plt kepala desa menyarankan kami menemui mantan kepala desa yang saat ini juga akan ikut pemilihan pilkades saat ini” ujar Toni.
Lanjut Toni,ia mengaku aneh bahasa dari Plt,kades yang di sampaikan bahwa
 kalau ada yang datang baik media atau dari lembaga disuruh nemuin pa jaro saja jangan menemui ketua kelompok.dan ini menjadi sebuah pertanyaan kenapa dalam hal ini terkesan yang berkompeten mantan kades.
“Dari  percakapan kami dengan Plt, kades saya menduga kuat hal ini kepala desa yang lama masih ikut campur dalam hal pelaksanaan pembanguan lumbung masyarakat dan sarana tersebut kami berharap kalau eks kepala desa tidak mau disalahkan jangan ikut campur lagi dalam hal apapun terlebih mau mencalonkan diri kepala desa lagi .akan tetapi sudah diserahkan sepenuhnya persoalan didesa sama Plt kepala desa”tutur Toni.
Diketahui ,Maka dari itu tanggal 12 oktober 2021 Lembaga Aliansi Komando Garuda Sakti melayangkan surat ke dinas ketahanan pangan kabupaten lebak dengan no surat 099/PC/PGS-DPCV/X/2021.namun sangat disayangkan dalam pertemuan tersebut tidak ada satupun dari pihak kelompok tani desa cibatur keusik yang datang.
 “Sebagai pengelola anggaran harusnya mereka hadir untuk menjelaskan kekami dalam tranparasi anggaran dimana tertuang dalam UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik”ungkap Toni.
Sementara hingga berita ini di unggah,ketua kelompok  masih berupaya untuk di konfirmasi.(1K)
Berikan Komentar