Swara45 | Tangerang – Keluh kesah masyarakat kp kramat RT 012/003 desa sumur Bandung kecamatan Jayanti, terkait jalan yang rusak seperti layaknya kubangan kerbau di saat musim penghujan seakan tidak terlihat oleh pemangku kebijakan, Rabu (11/01/2022).
Bonai Supriyadi, BPD desa sumur Bandung bidang pembangunan dan ekonomi berkomentar, sudah sering saya ajukan di berbagai Musrenbang namun sayangnya sampai saat ini belum juga terealisasi pembangunannya.
Padahal ini jelas terlihat dan harus dijadikan skala prioritas pembangunan ataupun perbaikan, karena ini dilewati setiap hari oleh warga masyarakat, ujar Bonai.
Kami keheranan kenapa hal ini terkesan dibiarkan, pemerintah kebijakan terkesan tidak memperdulikan keluhan dari masyarakat, tambah Bonai.
Desa sumur bandung dikelilingi oleh beberapa perusahaan dan dapat bilang bahwa desa ini adalah desa berkembang dan desa maju, pembangunan infrastruktur dari anggaran APBD terus di giatkan, tetapi jalan ini kenapa dibiarkan, ibarat pepatah semut disebrang dilautan kelihatan tetapi gajah di pelupuk mata tidak terlihat, tutur Bonai.
Saya sebagai Anggota BPD dan juga warga masyarakat meminta kepada semua pemegang kebijakan agar dapat segera merespon keluhan dari masyarakat, mari kita sama-sama membangun menuju desa sumur bandung kearah yang lebih baik lagi, tutup Bonai. (Bn )

