SWARA45.COM-Seorang siswa di SMKN 2 Rangkasbitung dikeluarkan dari sekolah lantaran tidak mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Iskandar orang tua dari siswa atas nama Ayu Lestari Kelas XI itu mengaku aneh, karena pihak sekolah memberhentikan anak didiknya secara lisan dan sepihak.
“Anak saya hanya tidak mengikuti (PKL) itu di karenakan sedang mengurus neneknya yang sedang sakit, Jadi tidak seharusnya pihak sekolah mengorbankan masa depan anak. Seharusnya carikan solusi apalagi sekolah tersebut kalaupun anak itu nakal masih dibatas biasa mestinya harus dicarikan solusi atau dibina”ungkap Iskandar kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).
Diduga Kerjasama Dengan Desa,Oknum Guru Di Cimarga Jadi Agen Sembako Dadakan
Dikatak Iskandar, seharusnya pihak sekolah dapat memberikan kebijakan untuk siswa, dengan cara membina dan memberikan soslusi terbaik untuk masa depan anak.
“Saya minta kepada pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi agar mempertimbangkan jabatan kepala Sekolah SMKN 2 Rangkasbitung yang terkesan arogan dengan mengambil kebijakan sepihak “ujarnya.
Sementara , Kepala sekolah SMKN 2 Rangkasbitung Edi saat di konfirmasi melalui Whats App nya tidak memberikan keterangan perihal tersebut,namun hanya mengarahkan untuk konfirmasi ke bagian humas.
“Silahkan konfirmasi ke Humas sekolah saja,saya sedang rapat”katanya singkat. (JMR)

