SWARA45.COM-Salah satu Oknum guru Di Desa Inten Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, menjadi agen dadakan pada pada program Bantuan Sosial Pangan (BSP) Tunai.
Hal itu di benarkan Diman, salah seorang guru yang mengaku sebagai agen dadakan karena ada kerja sama dengan pihak desa setempat.
“Iya kang benar kalau KPM desa inten jaya belanja ke saya, tetapi tidak ada penggiringan sebelumnya” Kata Diman ,Kamis (10/3/22).
Diman mengungkapkan,para KPM yang belanja ke warungnya itu semua rata senilai Rp. 400 ribu sebanyak 4 komoditi yaitu 20 kg beras,2 Ekor ayam merah, 2 kg telor dan setengah kilo kacang.
“Inisiatif saya ini tidak sendiri melainkan bekerja sama dengan pihak desa” Uangkap Dirman.
Sementara itu berdasarkan hasil investigasi anggota Ormas Jaringan Relawan Untuk Masyarakat (Jarum) Iskandar mengatakan, bahwa para penerima manfaat mengaku setelah menerima uang dari PT. Pos sebesar Rp. 600 ribu mereka para KPM di tarik oleh petugas desa dan dimintanya uang sebesar Rp. 400 ribu ubtuk di tukar dengan sembako sebanyak 4 komodoti.
“Apapun dalihnya keluarga penerima manfaat diarahkan ke salah satu toko atau agen terlebih lagi uang KPM langsung diminta oknum untuk di tukar dengan jenis sembako,itu tidak dibenarkan sudah menyalahi ketentuan, bebaskan KPM belanja kamana saja jangan ada paksaan atau intimidasi. saya minta kepada aparat terkait untuk segera melakukan penyelidikan,karena hal itu merupakan ada pihak lain yang mencari keuntungan sendiri atau kelompok”Ujar iskandar
Hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan keterangan dari Kepala Desa dan masih berupaya untuk di konfirmasikan. (JMR)

