sWara45 | Kabupaten Tangerang – Ironi pelayanan kesehatan kembali mencuat di Kecamatan Tigaraksa. Sebuah puskesmas pembantu yang terletak di Kampung Cikuya, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa tampak kumuh, tidak terurus, dan nyaris ditelan semak belukar, Rabu 30/04/2025.
Dari pantauan lapangan, kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Cileles sangat memprihatinkan. Tembok berlumut, halaman dipenuhi ilalang, dan pagar besi ditutupi tanaman liar. Sebuah fasilitas publik yang semestinya menjadi tempat penyembuhan justru berubah menjadi pemandangan yang mencemaskan.

Menurut warga sekitar, puskesmas ini hanya buka dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Kamis dan Sabtu. Sisanya kosong tanpa aktivitas berarti. Warga pun terpaksa membersihkan area tersebut secara swadaya.
“Kalau bukan kami yang bersihin, halaman pustu ini sudah jadi hutan. Petugas pun seperti tidak peduli. Masa fasilitas kesehatan dibiarkan seperti ini?” ujar salah satu warga.
Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, Apakah memang tidak ada anggaran pemeliharaan dari Dinas Kesehatan?, Atau anggaran ada, tapi tidak digunakan sebagaimana mestinya? Dan apakah Kepala Puskesmas Induk Kecamatan Tigaraksa mengetahui kondisi Puskesmas Pembantu nya?
Kekumuhan ini jelas mencoreng wajah pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Tangerang. Padahal, puskesmas seharusnya menjadi simbol kebersihan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, segera turun tangan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti kondisi ini sebelum terjadi hal-hal yang lebih parah. Jangan sampai warga kehilangan kepercayaan karena kelalaian dalam pengawasan dan pengelolaan.
(Dedi)

