sWara45.com | TANGERANG – Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan berupa pengaspalan hotmix di Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah kondisi fisik pekerjaan yang dipertanyakan. Proyek tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai standar teknis dan spesifikasi yang semestinya.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (1/11/2026), pekerjaan pengaspalan jalan di lingkungan warga Blok RT 07/02 tersebut diduga memiliki ketebalan lapisan hotmix yang relatif tipis. Bahkan, pada sejumlah bagian terlihat permukaan dasar jalan sebelumnya masih tampak setelah penghamparan aspal dilakukan.
Selain persoalan ketebalan, warga juga mempertanyakan tidak adanya papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pelaksanaan proyek, termasuk sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, serta spesifikasi teknis pekerjaan.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang baru dikerjakan justru menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan ketahanan jalan dalam jangka panjang.
Menanggapi kondisi tersebut, Rani Riansyah, Ketua LSM Laskar NKRI DPC Kecamatan Kresek sekaligus Ketua DPC Kecamatan Gunung Kaler, menyatakan pihaknya turut menyoroti pelaksanaan proyek setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Memang benar, setelah kami melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan, ada beberapa hal yang patut dipertanyakan. Ketebalan hotmix terlihat tipis dan papan informasi kegiatan juga tidak ditemukan. Ini perlu mendapat perhatian serius dari dinas terkait,” ungkap Rani.
Ia juga menilai pelaksanaan pekerjaan tersebut terkesan terburu-buru. Namun demikian, menurutnya, kualitas pekerjaan infrastruktur seharusnya tetap menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan.
Rani menegaskan, pihaknya berencana menyampaikan surat resmi kepada dinas atau instansi terkait yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut. Pihaknya meminta agar dilakukan pemeriksaan langsung terhadap hasil pekerjaan, termasuk pengukuran ketebalan aspal dan pengecekan kesesuaian spesifikasi teknis dengan dokumen kontrak.
“Kami akan menyurati dinas terkait agar pekerjaan ini diperiksa secara menyeluruh. Jika memang ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, harus ada evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Uang pembangunan adalah uang publik, sehingga kualitasnya harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran publik, keterbukaan informasi dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Papan informasi proyek juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui identitas kegiatan dan penggunaan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun dinas terkait mengenai nilai anggaran, sumber pembiayaan, spesifikasi teknis, serta pihak pelaksana pekerjaan tersebut.
Redaksi sWara45.com membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada Pemerintah Desa Kandawati, pelaksana kegiatan, serta instansi terkait guna memperoleh penjelasan berimbang mengenai pelaksanaan proyek tersebut. (Ahmad)

