sWara45 | DPRD Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung, menyerukan agar semua pihak terlibat dalam mengawasi perilaku remaja saat ini. Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap kasus tawuran remaja yang sering terjadi di Kota Bekasi dan bahkan mengakibatkan korban jiwa.
Menurut Tanjung, pengawasan terhadap remaja tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab orang tua dan kepolisian. Tetapi, seluruh elemen masyarakat juga harus turut serta dalam mengawasi dan mengontrol perilaku remaja.
“Aktivitas tawuran remaja, baik mereka yang berstatus pelajar maupun non-pelajar, merupakan tindak kriminal serius. Karena seringkali tawuran ini berujung pada kekerasan dan bahkan kematian. Oleh karena itu, semua pihak harus memainkan peran aktif dalam mengawasi dan mengontrol perilaku remaja,” jelas Tanjung.
Tanpa pengawasan yang memadai, perkelahian antar remaja seringkali terjadi di sekolah maupun di luar sekolah. Oleh karena itu, Tanjung menekankan bahwa seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, dan masyarakat umum, harus bersatu untuk mengawasi tingkah laku remaja.
“Ketika terjadi perkelahian antar pelajar, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton. Yang terbaik adalah meredakan situasi tersebut atau melaporkannya kepada pihak sekolah atau kepolisian agar tindakan yang tepat dapat diambil,” tambahnya.(ADV)

