Berita

MPP Desak Inspektorat Tanggamus Tindak lanjuti Dugaan Korupsi Dana Pekon Tanjung Raja

×

MPP Desak Inspektorat Tanggamus Tindak lanjuti Dugaan Korupsi Dana Pekon Tanjung Raja

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tanggamus – Masyarakat Peduli Pekon (MPP) Pekon Tanjung Raja Kecamatan Cukuh Balak kembali mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Tanggamus pada Jumat (11/04/2025), guna mempertanyakan tindak lanjut atas laporan pengaduan masyarakat (DUMAS) terkait dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) di Pekon Tanjung Raja.

Laporan yang telah diajukan sejak hampir dua bulan lalu itu, mencakup dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa dari tahun anggaran 2020 hingga 2024. Total kerugian negara diduga mencapai miliaran rupiah.
Anggota MPP, Mas’ud, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya proses penanganan yang dilakukan Inspektorat.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Kami merasa seperti di-PHP. Sudah hampir dua bulan laporan kami masuk, tetapi belum ada progres yang jelas. Kami mendatangi Inspektorat untuk meminta kejelasan dan komitmen,” ujar Mas’ud kepada wartawan.

Menurutnya, persoalan ini harus ditangani secara serius dan terbuka, agar tidak menimbulkan kecurigaan serta kekecewaan masyarakat yang berharap pada proses hukum yang adil.

“MPP mendesak agar Inspektorat segera mengambil langkah nyata dan tidak terkesan membiarkan kasus ini. Transparansi adalah kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

MPP juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini. Mereka menyerukan partisipasi masyarakat dalam ikut mengawasi jalannya proses penyelidikan.

“Kami menyerukan kepada masyarakat agar ikut mengawasi penggunaan Dana Desa dan tidak diam terhadap dugaan penyimpangan yang terjadi,” tegas Mas’ud.

MPP berharap Inspektorat Tanggamus segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan, serta menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik.

Sebagai bentuk keseriusan, MPP menyatakan akan kembali mendatangi Kantor Inspektorat dalam waktu dekat apabila tidak ada perkembangan yang jelas.

(Dedi)

Berikan Komentar