Berita

Misteri Proyek Spal Kp Cilongok Ponggoh Rt 02/07 di Sindang Jaya: Fakta atau Dugaan Kesengajaan?

×

Misteri Proyek Spal Kp Cilongok Ponggoh Rt 02/07 di Sindang Jaya: Fakta atau Dugaan Kesengajaan?

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Proyek pembangunan infrastruktur di Kp Cilongok Ponggoh, RT 02/07 Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) T.A 2024 senilai Rp 98.994.000.000 telah rampung, tetapi meninggalkan banyak tanda tanya, terutama setelah pemberitaan sebelumnya (https://swara45.com/dugaan-kesengajaan-pembangunan-drainase-gunakan-batu-bekas-di-kp-gandu-sindang-jaya).

Upaya menemui Camat Kecamatan Sindang Jaya untuk klarifikasi terkait proyek tersebut, Camat tidak ada di tempat, dan salah satu staf kecamatan mengarahkan untuk berkomunikasi dengan pengawas proyek pembangunan bernama Reza,Selasa 10/12/2024.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Ia mengatakan, bahwa betul pekerjaan Spal di Cilongok ponggoh adalah milik kecamatan soal papan informasi proyek sebenarnya sudah di siapkan oleh pihak kecamatan namun memang belum di ambil dan di pasang oleh pihak pelaksana.

Lebih lanjut Reza mengatakan, soal dugaan rekan-rekan bahwa pekerjaan ini Tanpa pengawas adalah tidak benar kalau tidak kami awasi pastinya pembangunan Spal tersebut dari nol sampai selesai menggunakan batu bekas.

Mengenai tidak adanya pembongkaran dan hanya di plaster agar kelihatan baru nanti Tgl 12 akan ada PHO akan di hitung ulang yang tidak di bongkar akan di kubikasi akan ada tambahan sesuai kubikasinya.

Tidak ada pembayaran kalau ada temuan dan belum di bereskan, itu juga arahan dari Pak camat.
Tunggu setelah tanggal 12 Bang nanti akan kami konfirmasi temuan apa yang ada di lapangan dan langkah langkah yang akan di ambil oleh pihak kecamatan, tutur Reza.

Tafsir, Kabid Investigasi Barisan Aktivis dan Advokasi Keluarga Banten (BADAK BANTEN PERJUANGAN), menyatakan kekecewaannya terhadap dugaan kurangnya pengawasan terhadap proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa jika proyek tersebut diawasi dengan baik, kemungkinan penggunaan batu bekas tidak akan terjadi.

Tafsir berharap agar pihak kecamatan tidak terlihat hanya membela diri ketika masalah terungkap, kami akan memantau dan juga melihat bagaimana keseriusan kecamatan terkait hal ini, karena pekerjaan yang dibiayai dari pajak masyarakat tersebut memang diduga sudah merugikan, dan kami menunggu langkah tegas dari kecamatan sindang jaya, tutup Tafsir. ( Dedi )

Berikan Komentar