Swara45, Tangerang – Viral nya pemberitan di media online terkait kasus jenazah Covid-19 yang tertukar di Rumah Sakit Umum Daerah Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Pihak rumah sakit kemudian memberi penjelasan atau klarifikasi perihal insiden tertukarnya jenazah tersebut.
Menurut Humas Tim Penyakit infeksi Emerjensi Covid-19 RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten dr Aang Sunarto, insiden ini terjadi pada Senin, 28 Juni 2021.
Aang menjelaskan, kedua jenazah itu sebelumnya dirawat di ruang isolasi Covid-19. Keduanya kemudian meninggal dalam waktu yang tidak berjauhan.
“Dilakukanlah proses pulasara secara protokol kesehatan Covid-19,” jelas Aang.
Aang mengungkapkan, proses itu sudah sesuai dengan pedoman dari Kementerian Kesehatan.
“Selain itu dalam proses pemulasaran kami selalu mengikutsertakan anggota dari keluarga jenazah,” ungkapnya.
Aang mengatakan, jenazah pertama yang dimandikan adalah seorang perempuan berinisial I. Menurut dia, saat itu keluarga yang diwakili suami dan anaknya ikut menyaksikan. Mereka juga tak menyampaikan ada kesalahan pada jenazah. Proses pemulasaran jenazah itu pun berlanjut hingga dimasukkan ke dalam peti mati dan dikirim ke rumah duka di Kecamatan Cisoka, Kabuapaten Tangerang. Tak lama, petugas pulasara RSUD Balaraja pun memandikan jenazah seorang perempuan berinisial R dengan protokol Covid-19. Namun saat itu keluarga pasien menolak. Alasannya itu bukan anggota keluarga mereka.
“Ketika jenazah R ini hendak dimandikan, kemudian salah satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Sukadiri ini mengenali bahwa itu bukan ibunya. Di situ terjadilah sedikit kisruh. Dari kejadian itulah kami melakukan identifikasi ke ruang isolasi untuk mengecek ulang,” katanya.
Aang menuturkan , setelah identifikasi pihak rumah sakit mencurigai bahwa jenazah tersebut tertukar dengan yang sudah diantar ke Cisoka. Proses pertukaran jenazah itu pun segera dilakukan pihak rumah sakit.
Mereka juga menyampaikan maaf kepada keluarga kedua almarhumah tadi.
“Keluarga dari kedua jenazah itu memaklumi dan tidak ada hal yang diributkan. Sekarang semua sudah beres,” tuturnya dia. (Bonai)

