Berita

Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Santri Pria Di Pondok Pasantren Qorrotu Nafsin Desa Renged Kecamatan Kresek

×

Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Santri Pria Di Pondok Pasantren Qorrotu Nafsin Desa Renged Kecamatan Kresek

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang – Beredarnya berita Dugaan Pelecehan Seksual oleh pengurus Pondok Pasantren Dakwah dan Tahfidz Qurrotu Nafsin Kp Cipaeh Solokan Desa Renged Kecamatan Kresek kabupaten Tangerang, menuai pertanyaan besar, pasalnya ada kesimpang siuran keterangan antara info yang beredar dugaan Sodomi dan Pelecehan Seksual.

Saat di konfirmasi Pemilik Pondok Pasantren pada kamis sore 23/01/25 H.SBH dengan ketus mengatakan, hanya menonton video porno saja lalu di tunjukan kepada anak anak, udah jangan suka mengumbar Aib orang, kata H.SBH berlalu pergi meninggalkan awak media.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Investigasi mendalam di pondok Qurrotu Nafsin Asrama Putra pada jam 13 : 20 siang menemukan kantor pengurus dalam keadaan tertutup dan terkunci, Jum’at 24/01/24.

Di lokasi tim investigasi berbincang dengan kumpulan para santri di sebuah Pendopo, perbincangan mendalam mengungkap bahwa santri yang berkumpul adalah sebagian besar korban dari dugaan Pelecehan Seksual di Pondok Pasantren Tersebut.

Menurut Para Santri yang Engan di sebutkan nama nya mengatakan, bawah benar telah terjadi pelecehan seksual di pondok oleh pengurus berinisial IFN korban nya ada 10 Orang.

Lebih lanjut para santri mengatakan, pelecehan dengan cara di peluk dan di raba, 7 haya di peluk 3 yang sampai mengeluarkan alat kelami satu di antara nya di paksa buat oral, ungkap para santri dengan wajah bersedih.

Hingga berita ini di terbitkan pengurus pondok Pasantren Qorrotu Nafsin belum bisa di konfirmasi.
(Dedi)

Berikan Komentar