Berita

DPC GMNI Kabupaten Tangerang Desak Kapolresta Lakukan Tes Urine Menyeluruh bagi Anggota Kepolisian

×

DPC GMNI Kabupaten Tangerang Desak Kapolresta Lakukan Tes Urine Menyeluruh bagi Anggota Kepolisian

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang secara tegas mendesak Kapolresta Tangerang agar segera melaksanakan tes urine secara menyeluruh terhadap seluruh anggota kepolisian tanpa pengecualian.

Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan GMNI atas maraknya kasus penyalahgunaan narkotika yang belakangan ini tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga menyeret oknum aparat penegak hukum. GMNI menilai, aparat kepolisian tidak cukup hanya bertindak sebagai penindak, melainkan wajib memastikan integritas dan kebersihan internal institusi terlebih dahulu.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Sekretaris Jenderal DPC GMNI Kabupaten Tangerang, Bung Deri, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika akan kehilangan legitimasi apabila aparat penegak hukum gagal menjamin bahwa institusinya bebas dari praktik penyalahgunaan narkoba.

“Kepolisian tidak boleh hanya keras kepada rakyat kecil, tetapi lemah dalam membersihkan institusinya sendiri. Jika ingin mendapatkan kembali kepercayaan publik, maka bersihkan tubuh kepolisian dari dalam,” tegas Bung Deri dalam pernyataan resminya, Senin 23/02/2026.

GMNI menilai, tes urine menyeluruh merupakan langkah minimal yang harus segera dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa aparat penegak hukum benar-benar berada di garda terdepan dalam perang melawan narkotika.

Lebih lanjut, GMNI Kabupaten Tangerang menuntut agar pelaksanaan tes urine tidak bersifat seremonial atau sekadar formalitas. Menurut GMNI, tes harus dilakukan secara mendadak, berkala, dan transparan guna mencegah potensi manipulasi serta menghindari pencitraan semata.

“Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum saat ini sedang berada dalam ujian serius. Tes urine menyeluruh adalah langkah konkret yang dapat menunjukkan keberpihakan kepolisian terhadap kepentingan rakyat dan supremasi hukum,” lanjutnya.

GMNI juga menegaskan bahwa apabila tuntutan tersebut tidak mendapat respons serius dari Polresta Tangerang, maka pihaknya tidak akan ragu untuk menggalang konsolidasi gerakan mahasiswa bersama masyarakat sipil guna mengawal isu integritas aparat penegak hukum di Kabupaten Tangerang.

Menurut GMNI, institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia harus berdiri paling depan dalam pemberantasan narkotika, bukan justru menjadi bagian dari persoalan yang dapat merusak kepercayaan publik dan masa depan generasi bangsa. (DEDI)

Berikan Komentar