Berita

Dana Bantuan PIP Di SMPN 2 Sukamulya Di Pertanyakan Wali Murid

×

Dana Bantuan PIP Di SMPN 2 Sukamulya Di Pertanyakan Wali Murid

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Program bantuan sekolah dari pemerintah Republik Indonesia diterima untuk para siswa sekolah SD sampai dengan SMA sederajat untuk membantu biaya sekolah atau pun yang lainya dan yang mengambil dana bantuan itu seharusnya murid atau wali murid.

Tapi beda yang terjadi di sekolah SMP Negri 2 Sukamulya kecamatan Sukamulya kab Tangerang di duga pengambilan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di duga di koordinir oleh pihak sekolah,dan wali murid diduga tidak boleh mengambil sendiri di Bank nya.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Berawal pada saat wali murid mendapatkan informasi bahwa bantuan tersebut sudah turun dan masuk dalam rekening buku tabungan PIP, wali murid tersebut bergegas untuk mengambilnya melalui bank terdekat ,sesampai nya di sana wali murid di suruh kembali lagi dan harus di lengkapi dengan surat pengantar pengambilan dari pihak sekolah baru bisa diambil, ujarnya.

Dengan terburu buru wali murid itu segera mendatangi sekolahan dan ingin meminta surat pengantar buat mengambil uang bantuan tersebut,”bukan nya diberikakan surat pengantar malah buku tabungan dan kartu PIP nya di tahan oleh pihak sekolah,dengan dalih nanti di kumpulkan jadi satu semua siswa di sini, ucapnya.

“Tapi sampai saat ini sudah dua Mingguan uang bantuan itu belum ada kabar ceritanya dan belum ada kabar dari ibu SR selaku guru yang mengurus bantuan PIP tersebut, saya mohon kepada pihak sekolah SMP Negri 2 Sukamulya untuk segera memberikan hak bantuan dari Program Indonesia Pintar(PIP) anak saya, selaku murid sekolahan tersebut” keluhnya.

Ibu wali murid menjelaskan kepada salah satu awak media, pak anak saya menerima bantuan sekolah yang dari program PIP itu,tapi sampai saat ini belum menerima nya, sebenarnya duit itu sudah ada di rekening, kami sangat membutuhkankan dana itu pak, terangnya dengan nada sedih.

Saat media mendatangi sekolah tersebut untuk mengkonfirmasi kebenaran, kepala sekolah dan guru yang berinisial SR tidak ada di tempat, kami bertemu dengan petugas T’U,” pak untuk yang mengurus masalah PIP itu, ibu SR nya belum datang pak,dari kemarin saya belum melihat nya,kalau pak kepala sekolah juga tidak ada”ucap staf T’U.(mugiri/ryan)

Berikan Komentar