Swara45.com-Kecamatan Warunggunung menggelar sosialisasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2021,di Aula Kantor Kecamatan Warunggunung, Kamis (10/62021).
Sosialisasi yang berlangsung di hadiri oleh jajaran muspika ,Kepala Desa, Sekdes,dan BPD.
Camat Warunggunung Apip Saefudin mengatakan sosialisasi persiapan pilkades ini di sampaikan diantaranya tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkades,diantaranya pembentukan panitia Pilkades, pendanftaran, penetapan, waktu kampanye hingga masa tenang serta dqlam pelaksanaan harus di terapkan protokol kesehatan.
“14 -15 juni BPD harus sudah membentuk panitia, biar BPD punya informasi bagaimana cara membentuk,dan siapa yang di bentuk apa saja bahan-bahannya yang di persiapkan”kata Camat Warunggunung Apip Saefudin,Kamis (10/6/2021).
Dikatakan Camat,untuk tahun 2021 pemilihan Kepala Desa serentak diwilayah kecamatan warunggunung hanya di laksanakan sebanyak 10 desa.karena untuk dua desa masih berlangsung hingga tahun depan.
Dijelaskannya, bagi incumben yang mencalonkan kembali harus melengkapi persyaratan khusus yakni LPPDS akhir masa jabatan,ijin tertulis dari bupati dan surat pernyataan dari inspektorat yaitu surat keterangan bebas dari temuan.
Adapun bagi Calon dari PNS kata Camat harus ada ijin tertulis dari pimpinan dimana yang bersangkutan bertugas,sedangkan bagi calon dari tenaga honorer, pendamping desa Lembaga kemasyarakatan harus mengundurkan diri.
“Saya harap sepanjang aturan itu tertulis harus dismapaikan dan di pegang aturan tersebut,dan jika memang tidak tertulis jangan di jadikan patokan sebab dimasa pandemi ada pergeseran kebijakan”ujarnya.
Sementara itu pengawas Pilkades Kecamatan Edy Janwani mengatakan pelaksanaan pilkades nanti pihaknya akan memantau ketat agar saat pelksanaan menerapkan protokol kesehatan ,dan jika di temukan adanya pelanggaran dalam prokes ia juga akan melakukan tindak secara persuasif.
“Kami bersama tim akan langsung terjun memantau pada saat pelaksanaan nanti,dan sekaligus menghimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19″ungkapnya.(ik)

