sWara45 | Kota Agung — Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa kegiatan Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan yang belakangan menuai polemik bukan merupakan program resmi Pemerintah Kabupaten Tanggamus maupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Jumat 06/02/2025.
“Saya tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut dan itu bukan program dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanggamus,” tegas Bupati.
Penegasan ini menyusul viralnya unggahan seorang orang tua peserta di media sosial terkait dugaan pungutan biaya pelatihan pra seleksi sebesar Rp8.100.000. Dalam unggahan tersebut disebutkan, awal pendaftaran dilakukan melalui Disnaker tanpa adanya informasi pungutan, selain biaya kebutuhan pribadi peserta.
Belakangan, peserta dihubungi pihak tertentu dan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp seleksi IM Japan, lalu mengikuti kegiatan pemaparan materi di sebuah gedung PAUD di wilayah Kotaagung. Usai kegiatan, peserta menerima rincian biaya pelatihan berkop Disnaker Kabupaten Tanggamus dan Satgas Jalan Lurus dengan total Rp8,1 juta.
Menanggapi hal itu, Aries Faiz Warisman yang tercantum sebagai Satgas Jalan Lurus menyatakan kegiatan tersebut merupakan pelatihan persiapan, bukan pendaftaran resmi. Ia mengakui adanya kesalahan pencetakan surat edaran dan menyebut biaya hanya untuk keperluan pelatihan. Namun, ia tidak menjelaskan dasar penggunaan kop Disnaker maupun perincian dan pertanggungjawaban biaya tersebut.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tanggamus, Darma Saputra, menegaskan pihaknya tidak pernah memungut biaya dalam program magang IM Japan.
“Kami tidak pernah meminta biaya. Jika ada, itu oknum,” ujarnya.
Bupati Tanggamus juga mengaku telah memberikan teguran keras kepada Ketua Satgas Jalan Lurus karena melaksanakan kegiatan tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah. Meski demikian, ia memastikan program pelatihan kerja ke Jepang tetap menjadi perhatian Pemda, namun akan dijalankan melalui mekanisme resmi, transparan, dan sesuai prosedur.
“Kami tidak ingin masyarakat dirugikan oleh kegiatan yang tidak jelas legalitas dan koordinasinya,” tandas Bupati. (DEDI)

