sWara45 | Tangerang – Praktik prostitusi diduga berlangsung di sebuah kontrakan di Kampung Banoga, RT 13/05, Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Modusnya, bisnis tersebut berkedok sebagai warung kopi dan jajanan. Hasil investigasi media menemukan bahwa tempat tersebut telah lama dijadikan lokasi transaksi seksual, Selasa 04/03/2025.
Salah satu kontrakan yang dihuni pasangan suami istri diduga berperan sebagai mami atau germo. Hal ini diperkuat oleh pengakuan seorang pekerja yang menawarkan jasa prostitusi. “Saya tinggal di Kecamatan Solear, ke sini hanya kalau ada jadwal. Kami gantian, biasanya satu pelanggan saja, lalu pekerja lain yang masuk,” ujarnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa praktik tersebut melibatkan lebih dari satu orang.
Dalam pemantauan di lokasi, terlihat beberapa remaja silih berganti mendatangi tempat tersebut, diduga untuk tujuan yang sama. Masyarakat sekitar pun mulai resah, apalagi saat ini telah memasuki bulan Ramadan.
Pihak Polsek Cisoka akan segera dikonfirmasi terkait adanya aktivitas ini, dan warga berharap adanya tindakan tegas. Selain itu, tanggung jawab dari ketua RT, RW, serta tokoh masyarakat setempat juga dipertanyakan dalam mengawasi lingkungan mereka.
(Dedi)

