Aceh

Belum Penuh Dua Tahun Dibangun Pakai Dana DAK, Dinding Ruang Guru SDN Sungai Kuruk III Seruway Sudah Retak, Kapsek Sebut Pengadukan Semen Pakai Air Asin

×

Belum Penuh Dua Tahun Dibangun Pakai Dana DAK, Dinding Ruang Guru SDN Sungai Kuruk III Seruway Sudah Retak, Kapsek Sebut Pengadukan Semen Pakai Air Asin

Sebarkan artikel ini

“Tidak cuman retak aja, tidak cuman retak aja,”ucapnya sambil terdiam sejenak.

“Waktu diperiksa Inspektorat kemeren tidak retak, ini baru retak nya,”tambahnya.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Jadi apa, mau dipermasalahkan apa,tidak usah,nanti bersangkut paut dengan saya,lebih baik tidak usah,” tandasnya.

SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Pembangunan Ruang Guru yang dibangun mengunakan dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 sebesar Rp.190 juta lebih sudah rusak.

Hal tersebut terlihat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungai Kuruk III, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 10 Juli 2024.

Padahal, bangunan Ruang Guru yang dibangun menggunakan dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 tersebut belum penuh dua tahun lamanya selesai dibangun.

Namun, kondisi dinding bangunan tersebut sudah terlihat cukup lumayan panjang mengalami keretakan dibagian luar dinding kanan dan kiri serta dibagian luar dinding belakang.

Kepala sekolah (Kapsek) SDN Sungai Kuruk III tersebut saat dikonfirmasi terkait kerusakan bangunan ruang guru tersebut mengatakan.

“Semen nya pakai air asin mungkin, makanya kurang lengket,”kata agus salim, kepala sekolah SDN Sungai Kuruk III, kepada swara45.com,  Rabu, 10 Juli 2024, melalui telepon seluler.

Saat ditanya konsultand pembangunan ruang guru tersebut Agus salim menyebut.

“Tidak ada konsultand pembangunan ruang guru ini, karna kerjaan nya swakelola,”ucapnya.

“KPA nya Pak Bambang, angaranya kalau tidak salah 194 juta,”sambungnya.

“Retaknya, bukan retak karena pondasi bawahnya tidak kuat itu, retak karena semen nya mungkin kemaren pakai air asin, tinggal dempol aja itu,”ujarnya.

Saat ditanya retaknya menembus hingga kedinding bagian dalam Kapsek tersebut menuturkan.

“Tidak cuman retak aja, tidak cuman retak aja,”ucapnya sambil terdiam sejenak.

“Waktu diperiksa Inspektorat kemeren tidak retak, ini baru retak nya,”tambahnya.

“Jadi apa, mau dipermasalahkan apa, tidak usah, nanti bersangkut paut dengan saya, lebih baik tidak usah,,” tandasnya.

Sementara itu, KPA dan juga selaku PPTK pekerjaan pembangunan ruang guru dari dinas pendidikan setempat mengatakan.

“Nanti saya akan kabari kepala sekolahnya, saya sudah tidak disitu lagi,”kata Bambang KPA dan juga PPTK DAK pada tahun 2022 lalu, melalui via telpon whatsAap, Rabu, 10 Juli 2024.[Afrizal]

Berikan Komentar