Berita

Ada Tunggakan Administrasi, Ijazah Warga Miskin Di Pasir Muncang Jayanti Di Duga Di Tahan Oleh Pihak Sekolah

×

Ada Tunggakan Administrasi, Ijazah Warga Miskin Di Pasir Muncang Jayanti Di Duga Di Tahan Oleh Pihak Sekolah

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Miris,widiy Septiani murid sekolah yayasan Al Hasanah Jayanti 5 tahun ijasahnya diduga di tahan oleh pihak sekolah karena diduga masih punya tunggakan administrasi di sekolah di mana ia menuntut ilmu dari SMP sampai lulus SMK dan berharap setelah lulus sekolah bisa mendapatkan pekerjaan, sabtu ( 29/1/22)

Namun, terkendala ijasah SMK nya yang masih di tahan pihak sekolah yayasan Al Hasanah Jayanti, karena masih punya tunggakan administrasi, widiy Septiani lulusan tahun 2016/2017, warga kp Sempur persego RT 01/04 desa pasir Muncang kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Dugaan Ijasah di tahan oleh pihak sekolah yayasan Al Hasanah,karena masih punya tunggakan administrasi sebesar 4 juta yang belum mampu di lunasinya.

Abudin pengelola yayasan sekolah Al Hasanah saat di konfirmasi di tempat kediamannya membenarkan bahwa, widiy Septiani masih mempunyai tunggakan administrasi sebesar 4 juta lebih dari kelas satu sampai lulus sekolah dan ijasah kami simpan sendiri karena kalau kami balikan ke dinas takut repot ngurus nya nanti, jelasnya

Pihak sekolah akan memberikan kebijakan bagi siswa yang masih mempunyai tunggakan administrasi yaitu,akan memberikan fotocopy ijasah di legalisir, guna melamar pekerjaan dan bila di perlukan ijasah aslinya akan kami pinjamkan akan tetapi harus di kembalikan lagi ke pihak yayasan sekolah Al Hasanah, karena sudah terjadi beberapa siswa pinjam ijasah tidak di kembalikan lagi,kami ini kan bukan sekolah negeri kami sekolah sekolah swasta,kami berharap setelah fotocopy legalisir ijazah kami berikan siswa yang sedang bekerja bisa menebus ijasahnya di sekolah dengan cara mencicil, tambahnya.

Dede Kurniawan, ayah angkat widiy Septiani, berharap ada kebijakan dari pihak yayasan sekolah Al Hasanah, bisa memberikan ijasahnya, karena saat ini tidak mampu membayar uang tersebut, kami memohon agar anak saya dapat bekerja dan membantu perekonomian keluarga, ucapnya.

untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang berada di wilayah jayanti.

Jangankan yang tidak punya ijasah,yang punya ijasah saja masih sulit mendapatkan pekerjaan di wilayah kami karena harus ada koneksi dan pake uang juga untuk bisa bekerja di perusahaan, ungkapnya

Permasalahan ini sudah di tembuskan ke camat Jayanti dan kepala desa pasir Muncang, berharap ada titik temu dan solusinya guna membantu masyarakat warga jayanti, tuturnya

(Bonai)

Berikan Komentar