sWara45 | Tangerang — Halaman Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang berubah menjadi lautan antusiasme masyarakat saat digelar Yellow Ramadan Fest, festival Qosidah dan Hadroh tingkat Kabupaten Tangerang yang berlangsung meriah pada Sabtu (14/03).
Alunan tabuhan rebana yang berpadu dengan lantunan selawat menggema syahdu sepanjang kegiatan. Suasana religius semakin terasa dengan hadirnya ratusan kader, peserta, dan masyarakat yang memadati lokasi acara di Jalan KH Syekh Nawawi, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah. Kehadiran pemimpin perempuan itu disambut hangat oleh para peserta dan tamu undangan yang hadir.
Festival religi tersebut diikuti oleh 32 grup Qosidah dan Hadroh yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang. Selain menjadi ajang kompetisi seni Islami, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pelaku seni religi dan masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media di sela kegiatan, Intan Nurul Hikmah menyampaikan bahwa Yellow Ramadan Fest tidak hanya dimaknai sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat.
“Festival Qosidah dan Hadroh ini bukan sekadar lomba. Ini adalah wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjaga agar nilai-nilai keagamaan tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Intan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki misi untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni budaya Islami melalui pendekatan yang kreatif dan positif, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
Lebih lanjut, Intan menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan komunitas seni religi di Kabupaten Tangerang. Para grup Qosidah dan Hadroh yang berprestasi nantinya diharapkan dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial maupun agenda kemasyarakatan.
“Kami ingin bakat mereka terus berkembang. Ke depan, para pemenang akan kami libatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun acara sosial, sehingga seni Qosidah dan Hadroh tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” katanya.
Berpotensi Jadi Agenda Tahunan
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak penyelenggara juga berencana menjadikan Yellow Ramadan Fest sebagai agenda tahunan yang lebih besar di masa mendatang.
Intan mengungkapkan bahwa ke depan kegiatan tersebut berpotensi dikembangkan dengan melibatkan sektor ekonomi kreatif, termasuk bazar UMKM dan pameran produk lokal.
“Tahun ini menjadi langkah awal bagi kami untuk melihat antusiasme masyarakat. Insya Allah ke depan kegiatan ini akan kami kembangkan dengan melibatkan pelaku UMKM agar juga memberi dampak bagi perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Festival religi tersebut berlangsung meriah hingga malam hari dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar pada Ramadan mendatang.(Saeful)

