Berita

Yarsi Pratama University Buka Beasiswa Kuliah Gratis Plus Uang Saku Hingga 45 Juta!

×

Yarsi Pratama University Buka Beasiswa Kuliah Gratis Plus Uang Saku Hingga 45 Juta!

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang — Universitas Yarsi Pratama semakin mempertegas langkahnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan visioner. Dengan visi besar menjadi universitas kompetitif di bidang kesehatan, teknologi, bisnis, dan humaniora, kampus ini menetapkan target jangka panjang untuk mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional pada tahun 2043, Jum’at 18/07/2025.

Sebagai bentuk keseriusan, Universitas Yarsi Pratama merumuskan lima misi utama yang mencakup penguatan intelektual mahasiswa, pengembangan penelitian dan teknologi, kontribusi pengabdian kepada masyarakat, perluasan kerja sama internasional, serta penciptaan iklim akademik yang mendukung tercapainya visi universitas. Visi dan misi ini dijabarkan dalam tujuan dan strategi yang sistematis dan terukur, termasuk penguatan sistem manajemen pendidikan berbasis teknologi informasi.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Yarsi Pratama menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai visi besar tersebut. FIKes memiliki visi menjadi fakultas unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, dengan menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing tinggi. Misinya antara lain menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas, penelitian inovatif, serta pengabdian masyarakat yang berdampak pada peningkatan derajat kesehatan nasional.

FIKes membina berbagai program studi yang telah menyusun visi dan misi sejalan dengan arah universitas. Program Studi Radiodiagnostik & Radioterapi, Program Studi Kebidanan, Gizi, dan Administrasi Kesehatan masing-masing dirancang untuk menghasilkan lulusan profesional, beretika, dan siap bersaing di tingkat global. Setiap program juga mendorong riset terapan dan kolaboratif serta menjalin kemitraan strategis dengan institusi dalam dan luar negeri.

Di sisi lain, Fakultas Teknik, Bisnis, dan Humaniora (FTBH) mengusung visi menjadi fakultas unggul dalam pengembangan ilmu teknik, bisnis, dan humaniora. FTBH menaungi Program Studi Hukum, Manajemen, dan Informatika yang didesain untuk mencetak lulusan yang inovatif, berintegritas, dan memiliki semangat kewirausahaan. FTBH turut menanamkan nilai-nilai etika, tanggung jawab sosial, dan daya adaptasi terhadap dinamika industri global.

Rektorat Universitas Yarsi Pratama menegaskan bahwa pencapaian visi tersebut memerlukan sistem pendukung yang solid. Karena itu, universitas menargetkan terwujudnya sistem akademik berbasis layanan prima (service excellence), perpustakaan modern sebagai pusat pembelajaran, dan model pendidikan berbasis keunggulan lokal namun mampu bersaing secara global. Universitas juga mendorong tercapainya akreditasi institusi dan program studi minimal dengan predikat “B” dalam waktu dekat.

Untuk memperkuat posisi strategisnya, Universitas Yarsi Pratama membuka peluang kerja sama dengan berbagai lembaga, baik di dalam maupun luar negeri. Kerja sama ini tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam riset bersama, pertukaran pelajar dan dosen, serta pengembangan program pengabdian masyarakat lintas negara. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik dan memperkuat reputasi global universitas.

Salah satu keunggulan Universitas Yarsi Pratama terletak pada keseriusannya dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi secara berimbang. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dijalankan secara integratif dengan mengedepankan nilai-nilai moral, profesionalisme, dan teknologi. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter.

Dengan arah pembangunan yang matang, Universitas Yarsi Pratama berkomitmen menjadi pelopor pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tahun 2043 bukan sekadar target waktu, melainkan simbol komitmen institusi dalam menciptakan masa depan pendidikan Indonesia yang unggul, bermartabat, dan mendunia.

( DEDI)

Berikan Komentar