Berita

Wartawan sWara45 Diintimidasi di Kantor Dinas Perkim, YAPERMA Banten: Bentuk Pelecehan terhadap Pers

×

Wartawan sWara45 Diintimidasi di Kantor Dinas Perkim, YAPERMA Banten: Bentuk Pelecehan terhadap Pers

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang — Kebebasan pers kembali diuji. Seorang wartawan sWara45.com mengalami intimidasi saat meliput di lingkungan Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang. Peristiwa terjadi saat jurnalis tersebut hendak mengonfirmasi lanjutan terkait dugaan alih fungsi ruang rapat menjadi gudang yang sebelumnya telah diberitakan.

Namun niat profesional tersebut justru dibalas perlakuan kasar. Saat mengambil dokumentasi visual sebagai bagian dari tugas jurnalistik, jurnalis sWara45.com mendapat larangan keras, diusir dari lokasi, bahkan mendapat perlakuan tidak menyenangkan baik secara verbal maupun fisik dari oknum keamanan dinas.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Menurut informasi dari sumber lapangan, tindakan intimidasi tersebut diduga dilakukan atas perintah dari internal pejabat Dinas Perkim.

Kejadian ini memantik reaksi keras dari Lembaga Perlindungan Konsumen YAPERMA DPW Banten . Melalui sekretaris nya, Tafsirruddin, lembaga ini menyampaikan kecaman terhadap perlakuan yang dialami wartawan tersebut.

“Kami mengecam keras peristiwa ini. Intimidasi terhadap jurnalis adalah bentuk pelecehan terhadap kemerdekaan pers dan hak publik atas informasi. Pemerintah daerah seharusnya menjadi mitra keterbukaan, bukan menutup diri atau bahkan bersikap represif,” tegas Tafsirruddin, Minggu (04/5/2025).

Ia juga menegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut prinsip dasar demokrasi dan transparansi publik. YAPERMA DPW Banten mendorong agar insiden ini diusut tuntas dan pelaku—termasuk aktor di balik layar—dimintai pertanggung jawaban.

sWara45.com menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyuarakan kebenaran, tanpa tunduk pada tekanan dan intimidasi.

(Dedi)

Berikan Komentar