Berita

Warga Seruway Harapkan PJ Bupati Aceh Tamiang Nanti Dahulukan Penanganan Tanggul

×

Warga Seruway Harapkan PJ Bupati Aceh Tamiang Nanti Dahulukan Penanganan Tanggul

Sebarkan artikel ini
Poto : warga Dusun Kenangkung sedang menambal sisi atas tanggul dangan menggunakan karung yang diisi dengan pasir atau tanah.Dok : SWARA45.COM/Afrizal]
Poto : warga Dusun Kenangkung sedang menambal sisi atas tanggul dangan menggunakan karung yang diisi dengan pasir atau tanah.Dok : SWARA45.COM/Afrizal]

SWARA45.COM | KUALASIMPANG – Masyarakat Kecamatan Seruway harapkan kepada Penjabat (PJ) Bupati Aceh Tamiang nanti dalam pembangunan di dahulukan penanganan tanggul.

Selama ini tanggul yang rusak di Kecamatan Seruway tak ada upaya yang serius dilakukan untuk penanganan atau perbaikannya.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Akibatnya saat air sungai Tamiang banjir naik tinggi menyeberang di sisi atas tanggul di beberapa Desa di wilayah Kecamatan itu.

Salah satunya dapat dilihat di tanggul Dusun Kenangkung Desa Muka Sei Kuruk.

Kepala Desa beserta masyarakat dan dibantu para pemuda ketika pasca banjir 2 Novenber bulan lalu terlihat bahu-membahu menambal sisi atas tanggul menggunakan pasir atau tanah yang diisi kedalam karung.

Hal ini dilakukan agar air sungai Tamiang tak lagi menyeberang di sisi atas tanggul dusun itu.

Padahal menurut prediksi, biaya penanganan tanggul di Dusun itu dengan cara menambah ketinggian nya kurang lebih berkisar Rp.600.000.000 (enam ratus juta rupiah).

Prediksi ini diambil dari Dana peninggian tanggul itu sebelumnya.

Sebelumnya sebagian tanggul beton dibagian hulu sudah dilakukan peninggian dengan cara ditambah ketinggiannya diatas tanggul.

Namun hanya separuh dari panjang tanggul beton itu yang dilakukan penambahan.

Misalnya, kalau tanggul panjangnya 700 meter, dilakukan penambahan peninggian hanya 350 meter pada kala itu, tahun 2018.

Dilihat dari pagu plang proyeknya, kala itu berkisaran kurang lebih Rp.250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) .

Namun pekerjaan penambahan ketinggian tanggul Dusun Kenangkung tersebut tak lagi dilanjutkan sampai dengan saat ini.

Seharusnya, titik awal penambahan ketingian tanggul itu, dimulai dari hilir tidak dimulai dari hulu.

Karena tanggul di bagian hilir kondisi tanahnya rendah otomatis posisi tanggul di bagian hilir lebih rendah dari pada tanggul bagian hulu.

Alhasil, ketika pasca bencana banjir yang terjadi pada November lalu, hampir 90% rumah warga dibagian hilir Dusun itu terendam banjir, kedalaman berkisaran 90 centi meter hingga 1 meter.

Disebabkan air sungai Tamiang menyeberang sisi atas tanggul dusun tersebut.

Kepala Desa Muka Sei Kuruk mengatakan sebelumnya dirinya dan beberapa Kepala Desa lain yang tanggul di Desanya butuh penanganan sudah mencoba mengusulkan ke dana desa untuk perbaikan tanggul.

Namun pengusulan mereka ditolak oleh dinas terkait.

“Kemarin itu, saya dan beberapa Desa lain yang tanggul nya rusak, sudah membuat pengusulan ke Dana Desa untuk perbaikan tanggul yang rusak, sebanyak 25 juta,”
kata Alfian, Kepala Desa Muka Sei Kuruk, dan juga selaku ketua Forum Desa di Kecamatan itu, ketika pasca banjir itu terjadi (2/11/2022) lalu, di Dusun Kenangkung.

“Usulan itu ditolak sama pihak terkait,”ucapnya.

“Apa mau kita lakukan lagi, bukan kita yang membuat kebijakan, mereka yang buat,”tambahnya.

Selain itu salah seorang warga di dusun itu meminta kepada Penjabat Bupati Aceh Tamiang nanti agar kiranya dapat memperbaiki tanggul di wilayah Kecamatan Seruway yang rusak terutama tanggul di Dusun Kenangkung itu.

Dia mengatakan rumah warga di Dusun itu sangat terlalu dekat dengan tanggul.

Menurutnya, bila tanggul diperpaiki sebaik mungkin, rasa takut dan khawatir terhadap air sungai naik akan hilang dan manfaat dari pembangunan juga dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Saya berharap kepada bapak PJ Bupati Aceh Tamiang nanti agar dapat memperbaiki atau menanbah ketinggian tanggul di dusun kami ini,”harap warga itu.

Lebih jauh dijelaskannya hampir 90% rumah warga di dusun itu bedekatan dengan tanggul.

“Jika air sungai naik lebih tinggi lagi dan tanggul belum juga diperbaiki bagaimana nasib kami nanti,”ujarnya.

“Kalau bisa mohon disegara mungkin tanggul dusun kami ini diperbaiki,”imbuhnya.[Afrizal]

Berikan Komentar