sWara45.com | TANGERANG — Keluhan warga Kampung Pekong, RT 005/002, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, terkait kondisi jalan yang rusak dan menimbulkan debu putih kembali mencuat. Warga mendesak Pemerintah Desa Saga agar segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang selama ini menjadi akses aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Desa Saga, H. Sarnata, S.Pd., menjelaskan bahwa perbaikan jalan belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran. Menurutnya, salah satu opsi yang memungkinkan adalah mengusulkan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang akan datang.
Namun, warga berharap persoalan tersebut tidak hanya berhenti pada rencana pengusulan anggaran. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak dinilai telah mengganggu kenyamanan warga, terutama ketika cuaca panas dan kondisi jalan kering.
Sebagai langkah sementara, Pemerintah Desa Saga mengambil inisiatif melakukan penyiraman jalan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Kabupaten Tangerang. Penyiraman dilakukan pada Minggu (28/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Langkah tersebut diapresiasi sebagai upaya sementara untuk mengurangi debu. Namun, sejumlah warga menilai penyiraman belum menyentuh persoalan utama, yakni kondisi fisik jalan dan sistem drainase yang dinilai sudah tidak berfungsi optimal.
“Jalan harus segera diperbaiki. Percuma disiram kalau saluran air atau gotnya sudah tidak berfungsi. Kami berharap jalan ini secepatnya diperbaiki,” ujar seorang warga.
Menurut keterangan warga, kondisi jalan sebelumnya menggunakan paving block. Namun, sebagian paving telah mengalami kerusakan dan amblas. Kondisi tersebut disebut kerap menyebabkan genangan ketika hujan karena aliran air pada saluran drainase tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Warga bahkan mengaku pernah melakukan upaya secara swadaya dengan mengurug sejumlah bagian jalan menggunakan material bekas coran. Langkah tersebut dilakukan agar permukaan jalan lebih tinggi dan dapat mengurangi genangan.
Namun, ketika memasuki kondisi kemarau, persoalan kembali muncul. Material pada permukaan jalan yang kering menghasilkan debu putih yang beterbangan ketika dilalui kendaraan maupun tertiup angin.
Warga mengaku khawatir kondisi tersebut terus berlangsung karena jalan merupakan akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Saga bersama Pemerintah Kecamatan Balaraja dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di Kampung Pekong, termasuk mencari solusi perbaikan jalan dan pembenahan drainase secara menyeluruh.
Warga juga berharap adanya kepastian mengenai rencana maupun jadwal penanganan permanen, sehingga persoalan jalan tidak hanya ditangani melalui penyiraman sementara.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai kepastian waktu pelaksanaan perbaikan permanen jalan tersebut.
(Rian)

