Swara 45, Bekasi – Disaat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Jati Asih, tepatnya di Kantor Kecamatan Jati Asih, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menemui salah salah satu warga yang sedang mengantri di loket pelayanan Kecamatan, Selasa (25/5/2021).
Hal itu sempat ditanyakan sang Wali Kota, dengan maksud mengurus keperluan apa. Terlihat warga itu dibantu oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Jati Asih.
Warga ini bernama Subur Alpian, yang ternyata memiliki penyakit Fibrous Dysplasia (penyimpangan pertumbuhan sel tulang). Ia merupakan warga dari Kampung Kebantenan, Kelurahan Jati Asih, Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi.
Rahamat Effendi kemudian menugaskan Camat Jati Asih, Mariana untuk segera memanggil Kepala Puskesmas terdekat, agar segera melalukan tindakan ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid.
Warga ini lalu menceritakan kepada Wali Kota, perihal meminta bantuan biaya untuk pengobatan hingga pulih atau pemberian tindakan secepatnya untuk melakukan operasi.
Alhasil, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pun mengeluarkan instruksi untuk memakai program pengganti Kartu Sehat NIK, yakni Layanan Kesehatan Masyarakat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (LKM-NIK) dan langsung menuju RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid dalam penanganan biaya dari Pemerintah Kota Bekasi.
“Saya berharap yang bersangkutan bisa segera pulih kembali, sehingga bisa kembali untuk menjadi santri, karena beliau adalah santri yang kebetulan memiliki penyakit Fibrous Dysplasia dan diajukan untuk pulang, agar ada tindakan lebih karena di Pondok Pesantren tempat ia menempuh pendidikan tidak ada layanan kesehatan untuk penyakit tersebut,” ucap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.
Saat di wawancara, Subur Alpian sempat meneteskan air mata dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bekasi atas perhatian yang begitu besar dalam melayani dan menanggung biaya pengobatan sampai tuntas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bekasi atas perhatiannya,” katanya
Usai menangani warga, Wali Kota melanjutkan kunjungan kerjanya, untuk memantau wilayah Kecamatan Jati Asih, yang masih tergenang banjir. (Hisar)

