Berita

Viral Dugaan Pungutan Bansos di Sindang Jaya, Pemdes Beri Klarifikasi: Hanya Kesalah pahaman

×

Viral Dugaan Pungutan Bansos di Sindang Jaya, Pemdes Beri Klarifikasi: Hanya Kesalah pahaman

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang — Video yang beredar di media sosial terkait dugaan permintaan sejumlah uang kepada penerima bantuan sosial (bansos) di wilayah Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, sempat menjadi perhatian masyarakat.

Menanggapi informasi tersebut, Pemerintah Desa Sindang Jaya bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan video tersebut.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan komunikasi antara Asong, Ketua RT 01/09 Kampung Kawaron Ilir, Desa Sindang Jaya, dengan salah seorang warga yang merupakan penerima manfaat bantuan sosial.

Setelah dilakukan klarifikasi bersama pihak-pihak terkait, Pemerintah Desa Sindang Jaya menyampaikan bahwa tidak terdapat kebijakan maupun pungutan resmi dari pemerintah desa terhadap penerima bantuan sosial sebagaimana yang menjadi persepsi dalam video yang beredar.

Kepala Desa Sindang Jaya, Asmayudin, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah mengetahui adanya video tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang di media sosial sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami langsung turun ke lokasi dan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang terkait. Setelah diklarifikasi, persoalan tersebut merupakan miskomunikasi dan tidak ada pungutan resmi dari Pemerintah Desa Sindang Jaya,” ujar Asmayudin, Kamis 10/09/2026.

Menurutnya, setelah kedua pihak dimintai penjelasan, persoalan yang terjadi tidak seperti narasi yang berkembang di media sosial. Pemerintah desa menilai terdapat kesalahpahaman dalam komunikasi yang kemudian menimbulkan persoalan dan beredarnya video.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar tanpa mengetahui konteks kejadian secara utuh.

“Setelah kedua pihak diklarifikasi, tidak ditemukan adanya pungutan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Kami berharap masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan dari video yang beredar tanpa mengetahui persoalan sebenarnya,” tegasnya.

Sementara itu, M. Saepudin menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diklarifikasi bersama pemerintah desa dan pihak yang bersangkutan. Ia menyebut kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman dalam komunikasi antara Ketua RT dengan warga.

“Kami sudah melakukan klarifikasi bersama. Kami meminta maaf apabila persoalan ini menimbulkan kegaduhan atau kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Saepudin.

Pemerintah Desa Sindang Jaya mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial, khususnya video yang tidak menampilkan konteks kejadian secara utuh.

Masyarakat juga diharapkan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum menyebarluaskan informasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran yang berpotensi merugikan pihak tertentu.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Pemdes Sindang Jaya berharap persoalan dapat diselesaikan secara baik dan tidak berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat. (DEDI)

Berikan Komentar