sWara45 | Kabupaten Tangerang- Fokusnya pemerintahan kabupaten Tangerang dalam pembangunan fisik infrastruktur seperti pembangunan Jalan, Jembatan, Gedung dan pengadaan kedinasan rupanya tidak di barengi dengan pembangunan infrastruktur sampah.
Program Tangerang Gemilang yang di Gaungkan Pemerintahan kabupaten Tangerang belum menyentuh secara menyeluruh. Salah satunya adalah pembuangan sampah yang belum terkelola dengan baik. banyaknya sampah yang bertebaran baik di jalan utama maupun di jalan perkampung adalah contoh nyata cermin pengelolaan sampah yang buruk.
Puncak dari buruknya pengelolaan sampah kabupaten Tangerang adalah menumpuknya sampah yang tidak jauh dari lingkungan pemerintah kabupaten Tangerang sendiri. Tepatnya di Kampung Kadu Agung Rt 04 / Rw 02 Kelurahan Kadu Agung Kabupaten Tangerang. di belakang Kantor Pos Perumahan PWS.
Dari pantauan Media terlihat sampah yang bertebaran hampir menggunung, yang menandakan bahwa hal ini sudah lama terjadi. Lalu di mana pengawasan Pemerintah baik Pemerintah Kelurahan, Dinas lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK), J um’at 12/07/24.
Warga berinisial HD yang yang berprofesi pedagang yang di temui tidak jauh dari lokasi mengatakan, bahwa pembuangan sampah di lokasi sudah berlangsung lama, saya tidak tau berasal dari mana aja datangnya sampah itu, tapi kadang kadang juga ada Motor Viar berplat merah, terangnya .
Sementara itu BR Warga Perumahan yang berlokasi tidak jauh dari pembuangan sampah mengatakan, sangat terganggu dengan mau yang menyengat. Terlebih musim hujan begini rasanya tidak kuat, mau muntah, terangnya.
“kami juga sudah mengadukan ke Rt dan Rw, pemerintah kelurahan juga sudah. Tapi sampai saat ini sampah itu masih saja menumpuk bahkan semakin melebar, apa kami warga harus demo dulu baru di tanggapi,” ungkapnya dengan sedih.
Sampah adalah tanggung jawab bersama perlu kebersamaan untuk mengatasinya. Sementara pemerintah kelurahan, Dinas lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DlHk) terlebih pemerintah kabupaten Tangerang seakan tidak perduli, tidak taukah atau pura pura tidak tau.
( Dedi)

