SWARA45.COM-Tumpukan material proyek pengeduman pemagaran batas rel kereta api yang di simpan di areal pinggir jalan, tepatnya di Kampung Empang, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecanatan Rangkasbitung di keluhkan warga setempat.
Hal itu di sampaikan warga lantaran
sangat berbahaya bagi para pengendara baik yang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat, dikarenakan tumpukan material bahan bangunan tersebut seperti batu dan pasir mempersempit lebar jalan raya di Kampung empang.
“Sebetulnya kami merasa keberatan adanya tumpukan batu dan pasir di pinggir jalan,apalagi meterial tersebut ditumpuk di pas lekukan jalan karena dikhawatirkan mengundang kecelakaan dan selain itu sangat mengganggu lalu lintas baik itu R2 atau R4.”ujar warga setempat Agus kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga : Presiden Jokowidodo Resmikan Jalan Tol Serpan Seksi Satu Sepanjang 26,5 KM
Hal yang sama disampaikan seorang guru Shinta yang mengeluhkan ,karena akibat dari hal ini maka jalan tersebut sering terjadi kemacetan yang parah. apalagi disaat-saat jam masuk maupun pulang sekolah.
“Selain membahayakan pengendara dan sering terjadi macet yang parah “kata Shinta saat melewati jalan.
warga juga mengeluhkan proyek pengerjaan pemagaran tersebut tidak menggunakan papan proyek.
Hingga berita ini ditayangkan masih pihak pemborong masih dilakukan untuk konfirmasi,terkait kegiatan pemagaran yang tanpa adanya papan proyek . (7mR)

