BeritaPolitik

Tokoh Ulama Banten Hadiri Acara Forum Kebangsaan dan Deklarasi Pemilu Damai

×

Tokoh Ulama Banten Hadiri Acara Forum Kebangsaan dan Deklarasi Pemilu Damai

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Banten – Pada hari Kamis, 30 November 2023, acara “Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Pemilu Damai” diselenggarakan di Hotel Le Semar Serang. Hadir dalam acara ini adalah tokoh Ulama Banten K.H Embay Mulya Syarief selaku Ketua PB Mathlaul Anwar dan K.H Matin Syarkowi selaku Tokoh NU Banten.

Dialog ini menjadi forum penting dalam mendiskusikan isu kebangsaan, politik identitas, dan persiapan pemilu yang akan datang. Peserta dengan tuntas membahas bagaimana menjaga keberagaman dan persatuan dalam konteks politik.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Salah satu sorotan penting acara ini adalah pandangan dari tokoh Ulama Banten, K.H Embay Mulya Syarief, dan K.H Matin Syarkowi mengenai pentingnya memelihara persatuan dalam kerangka identitas politik yang beragam. Keduanya memberikan pesan perdamaian dan pentingnya menjaga proses pemilu sebagai momen yang mendukung keberagaman.

Muhamad Zidan Nugraha, Sekretaris Jenderal PMPI Provinsi Banten, menekankan tentang pentingnya menjaga Pancasila sebagai dasar negara pemersatu bangsa. Pemilu merupakan momen penting yang harus dijaga agar tidak menimbulkan perpecahan antar sesama masyarakat.

Puncak acara adalah deklarasi bersama yang diumumkan oleh para peserta, termasuk tokoh ulama, untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang damai, berintegritas, dan mencerminkan semangat kebangsaan.

Isi deklarasi antara lain:
1. Melaksanakan pemilu tahun 2024 secara damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

2. Menolak upaya yang dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat dan menghindari kegiatan provokatif serta ujaran kebencian.

3. Menciptakan situasi dan kondisi kondusif di Provinsi Banten.

4. Menjaga pemilu dari polarisasi yang dapat mengakibatkan perpecahan di tengah masyarakat Provinsi Banten.

Semoga hasil dari dialog ini dapat memperkuat persatuan, meredakan ketegangan politik, dan memberikan contoh positif dalam menjalani proses pemilu yang adil dan damai. (Nina)

Berikan Komentar