sWara45 | Bekasi – Terjadinya penumpukan masa dan diduga pelanggaran Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan Vaksin masal yang dilakukan oleh PMi Kota Bekasi.
Sejumlah Masyarakat Peserta Vaksin yang diselenggarakan oleh PMI Kota Bekasi menyesal dan sangat menyayangkan mekanisme pelaksanan Vaksin yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (28/8) di Halaman PMI Kota Bekasi Jl Pramuka Alun-alun Kota Bekasi.
Salah satu peserta Vaksin bernama Adang menjelaskan; bisa dibayangkan antrian peserta Vaksin sangat panjang dari halaman RSUD Sampai ke PMI harus berdiri tanpa di sediakan tempat duduk dalam kondisi siang hari , banyak peserta yang hampir pingsan berdiri diterik matahari dengan jarak hampir 300 meter, bahkan banyak yang akhirnya membatalkan untuk Vaksin termasuk dirinya. “Ujar Adang kepada awak media
Terlihat sekali Ketua PMI Ade Puspita diduga tidak mampu mengkoordinir Hajat besar seperti pelaksanaan Vaksin masal yang dilakukan PMI Kota Bekasi tersebut.
Sementara itu seorang peserta Vaksin dengan panggilan Mimin yang hampir pingsan antri berdiri diterik matahari sejak jam 11 hingga jam 1 siang dengan nada kesal mengungkapkan kekecewaannya saya benar-benar kecewa, Amburadul dan Tidak terkoordinir dengan baik, jika seperti ini dikhawatirkan dapat menimbulkan kluster baru dalam penyebaran dan Penularan Virus Covid 19 di Kota Bekasi, ungkapnya kecewa dan memilih pulang.(Hisar)

