Berita

Tanpa Transparansi, Penuh Risiko: Proyek PJU Balaraja Diduga Cacat Prosedur

×

Tanpa Transparansi, Penuh Risiko: Proyek PJU Balaraja Diduga Cacat Prosedur

Sebarkan artikel ini

swara45 | Kabupaten TangerangProyek pemasangan 17 tiang dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Balaraja, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan karena diduga tidak transparan dan melanggar prosedur standar.

Pantauan di lapangan menunjukkan tidak adanya papan proyek, ketiadaan perlengkapan keselamatan kerja (K3), serta pekerja yang tidak bersertifikat. Bahkan, para pekerja mengaku bukan bagian dari kontraktor utama, melainkan subkontraktor, yang menimbulkan dugaan praktik subkontrak ilegal, Rabu 30/04/25.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Lebih jauh, penempatan tiang PJU dinilai tidak relevan karena berada di kawasan industri dan jauh dari permukiman warga, sementara daerah rawan kejahatan seperti Jalan Makam Salak justru tidak mendapat penerangan.

Ironisnya, sejumlah tiang lama berdiri kosong tanpa lampu dan berdampingan dengan tiang baru yang diduga akan digunakan untuk jaringan WiFi, tanpa informasi atau izin yang jelas.

Aktivis sosial Buyung menilai proyek ini cacat prosedur dan rawan penyimpangan anggaran. Ia menegaskan bahwa papan informasi proyek merupakan bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.

Berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Perhubungan, PUPR, serta pengawas internal pemerintah, didesak untuk turun tangan. Jika tidak ada tindakan, maka proyek ini bisa menjadi bukti nyata pembiaran sistemik terhadap pelanggaran anggaran dan keselamatan publik.

(Dedi)

Berikan Komentar