Berita

Tanpa Papan Proyek dan Banyak Kerusakan, Pembangunan U-Ditch Mustika Tuai Protes Warga

×

Tanpa Papan Proyek dan Banyak Kerusakan, Pembangunan U-Ditch Mustika Tuai Protes Warga

Sebarkan artikel ini

Swara45 | Tangerang — Proyek pembangunan saluran U-Ditch di jalan utama Perumahan Mustika, tepat di depan Pasar Mustika, menuai banyak keluhan dari warga. Pekerjaan yang seharusnya meningkatkan kualitas infrastruktur itu justru sejak awal dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak fasilitas umum. Senin 24/11/2025.

Sejumlah warga mengungkapkan proyek berjalan tanpa papan informasi. Tidak ada keterangan mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, maupun identitas pelaksana. Transparansi minim ini membuka ruang kritik dari masyarakat sekitar.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Masalah semakin panjang setelah sambungan PDAM di kawasan tersebut pecah akibat aktivitas penggalian. Insiden itu menyebabkan aliran air ke rumah-rumah terputus dan memaksa warga melakukan komplain berulang kali.

“Air di rumah kami sempat mati karena pipa PDAM pecah saat pekerjaan berlangsung. Sudah kami keluhkan beberapa kali, tapi kondisi tetap tidak diperbaiki dengan baik. Jalan pun makin berantakan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak hanya soal fasilitas rusak, proses pembangunan juga dinilai tidak tuntas. Material U-Ditch yang belum dipasang dibiarkan tercecer di tengah badan jalan. Kondisi ini mengganggu lalu lintas warga dan menimbulkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari yang minim pencahayaan.

“U-Ditch dibiarkan begitu saja di tengah jalan. Sangat membahayakan bagi pengendara. Kalau memang belum bisa diselesaikan, setidaknya dirapikan dulu, bukan ditinggal berantakan,” ujar warga lain yang juga meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga berharap pelaksana proyek maupun instansi terkait turun langsung menindaklanjuti keluhan, memperbaiki fasilitas yang rusak, merapikan area kerja, dan menyelesaikan proyek sesuai standar teknis. Mereka juga mendesak pemerintah memastikan transparansi dengan memasang papan proyek di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun pemerintah setempat terkait keluhan warga dan lambatnya penyelesaian pembangunan tersebut.(DEDI)

Berikan Komentar